CDC Memperingatkan Gejala Aneh Cacar Monyet yang Sedang Menyebar di Negara Non Endemik

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 29 Juni 2022 | 08:47 WIB
CDC Memperingatkan Gejala Aneh Cacar Monyet yang Sedang Menyebar di Negara Non Endemik
Cacar monyet (Monkeypox). [Statnews]

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengimbau para dokter untuk mewaspadai gejala cacar monyet yang tidak sesuai dengan deskripsi khas penyakit tersebut.

Virus monkeypox memicu gejala yang serupa dengan cacar, tetapi lebih ringan. Pada awal infeksi, orang yang terinfeksi biasanya mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening dan kelelahan.

Lalu, muncul ruam khas yang terkait dengan cacar monyet. Ruam biasanya berkembang melalui beberapa tahap.

Awalnya tampak seperti bercak kulit, lalu timbul benjolan, melepuh, dan akhirnya membentuk seperti jerawat berisi nanah. Akhirnya, lesi kulit ini akan berkeropeng dan mengelupas dengan sendirinya.

Secara historis, ruam cacar monyet cenderung muncul di sekitar wajah dan di rongga mulut, lalu berkembang ke ekstremitas, termasuk telapak tangan dan telapak kaki.

 Ilustrasi Penderita Cacar Monyet - Cara Mencegah Cacar Monyet (Pixabay)
 Ilustrasi penderita cacar monyet (Pixabay)

Namun, kasus cacar monyet baru-baru ini yang tersebar di negara non endemik memiliki gejala berbeda dari pola tersebut. Banyak penderita hanya mengalami ruam di sekitar alat kelamin dan anus, serta jaringan yang melapisi mulut.

Pada beberapa penderita, ruam menyebabkan nyeri pada anus dan rektum, pendarahan rektum, peradangan pada lapisan rektum (proctitis) dan sensasi harus buang air besar walau kondisi usus kosong (tenesmus).

Sementara gejala seperti flu biasa tidak selalu terjadi sebelum ruam muncul, lapor Live Science.

"Sekarang jelas ada situasi yang tidak biasa, yang berarti virus berperilaku tidak biasa dari kebiasaannya berperilaku," kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Sekarang, bila pasien tampaknya memiliki gejala penyakit cacar monyet seperti yang disebutkan di atas, dokter harus melakukan pemeriksaan menyeluruh pada kulit dan jaringan mukosa, termasuk jaringan anus, vagina, dan mulut.

"Setiap orang, terlepas dari identitas gender atau orientasi seksualnya, dapat tertular dan menyebarkan cacar monyet. Namun, dalam wabah ini, banyak kasus di Amerika Serikat adalah pria gay, biseksual, atau pria yang berhubungan seks dengan pria," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Terima Laporan Kematian Pertama Pasien Cacar Monyet

WHO Terima Laporan Kematian Pertama Pasien Cacar Monyet

Health | Rabu, 29 Juni 2022 | 08:41 WIB

Hits Health: Bintik Hitam di Otak Ruben Onsu, Ferry Irawan Kuat Berhubungan Seks 1 Jam Nonstop

Hits Health: Bintik Hitam di Otak Ruben Onsu, Ferry Irawan Kuat Berhubungan Seks 1 Jam Nonstop

Health | Rabu, 29 Juni 2022 | 08:37 WIB

Cacar Monyet Bermutasi Lebih dari Perkiraan, Ini Temuan Peneliti

Cacar Monyet Bermutasi Lebih dari Perkiraan, Ini Temuan Peneliti

Health | Rabu, 29 Juni 2022 | 08:30 WIB

Terkini

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB