Dokter Ungkap Cara Sederhana Jaga Kesehatan Paru, Salah Satunya Jangan Kebiasaan Tidur di Lantai!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 30 Juni 2022 | 19:25 WIB
Dokter Ungkap Cara Sederhana Jaga Kesehatan Paru, Salah Satunya Jangan Kebiasaan Tidur di Lantai!
Foto rontgen paru-paru. (Pexels/Anna Shvet)

Suara.com - Banyak orang menganggap enteng masalah gangguan pernapasan, padahal penyakit paru seperti penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) dan kanker paru dapat menyebabkan kematian.

Pun dengan penyakit paru lain seperti bronkitis akut, pneumonia, ISPA atau tuberkulosis (TBC), akan sangat memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Inilah sebabnya, menjaga kesehatan paru adalah sebuah keharusan untuk semua orang.

Senior Manager Medical Underwriter Sequis - dr. Fridolin Seto Pandu mengatakan, cara terbaik menjaga kesehatan paru adalah dengan menghindari penyebab berbagai penyakit tersebut, termasuk tidak tidur di lantai tanpa alas atau kebiasaan lain yang berpotensi merusak paru.

"Jangan tidur di lantai tanpa alas, sebaiknya berhenti merokok, dan hindari asap rokok serta paparan polutan lainnya," ujar dr. Fridolin melalui siaran pers Sequis kepada Suara.com, Kamis (30/6/2022).

Pencegahan lainnya yang perlu dilakukan seperti bepergian di malam hari. Jika tidak bisa dihindari, baiknya menggunakan pakaian tebal atau jaket saat berkendara.

"Gunakan juga masker KN95 atau KF94 saat di ruang publik," ungkapnya.

Ia juga menyarankan masyarakat menjaga kebersihan udara di rumah dengan membersihkan pendingin, jendela, ventilasi, dan memastikan sirkulasi udara di rumah tetap lancar.

Kebersihan diri juga penting diperhatikan, misalnya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terutama sebelum,  sesudah makan, dan setelah buang air.

baca juga

Ia juga mengingatkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan imunitas sehingga perlu aktif bergerak, rutin berolahraga, dan menyeimbangkan waktu bekerja dengan beristirahat, memperhatikan asupan gizi serta menghindari stres berlebih.

"Tingkat kesembuhan atau keparahan pasien penyakit paru dipengaruhi oleh sistem imun, usia, dan keberadaan penyakit penyerta (komorbiditas). Ada juga penyakit paru yang sangat sedikit kemungkinannya untuk sembuh karena sudah terjadi dalam jangka panjang," tutup dr. Fridolin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler Kesehatan: Tanda Hitam Gejala Kanker Kulit Berbahaya, Vitamin Ini Tingkatkan Risiko Kanker Paru

Terpopuler Kesehatan: Tanda Hitam Gejala Kanker Kulit Berbahaya, Vitamin Ini Tingkatkan Risiko Kanker Paru

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 21:17 WIB

Hati-hati! Konsumsi Vitamin Ini Ternyata Tingkatkan Risiko Kanker Paru-paru

Hati-hati! Konsumsi Vitamin Ini Ternyata Tingkatkan Risiko Kanker Paru-paru

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 10:35 WIB

Mengenal Imunoterapi, Harapan Baru Untuk Sembuh Bagi Pasien Kanker Paru, Payudara, dan Serviks

Mengenal Imunoterapi, Harapan Baru Untuk Sembuh Bagi Pasien Kanker Paru, Payudara, dan Serviks

Health | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:47 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×