facebook

Gadis Ini Tahu Penyakit Langka yang Dideritanya setelah Nonton Grey's Anatomy, padahal Dokternya Bingung

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Gadis Ini Tahu Penyakit Langka yang Dideritanya setelah Nonton Grey's Anatomy, padahal Dokternya Bingung
Ilustrasi lengan terkilir (Shutterstock)

Suatu hari ia menonton Grey's Anatomy dan mengenali gejalanya yang mirip dengan yang dialaminya.

Suara.com - Serial populer 'Grey's Anatomy' menyajikan berbagai masalah seputar kesehatan dan membuat penonton menjadi lebih tahu tentang dunia medis.

Ternyata serial ini bisa membuat Emilie Levy (22) mengetahui kondisi kesehatannya sendiri dari gejala-gejala yang dijelaskan dalam serial tersebut.

Gadis asal Israel ini telah menderita sakit yang tidak dapat dijelaskan di area pergelangan tangan dan pergelangan kakinya sejak berusia 12 tahun.

Ketika masih remaja, ia mulai mengalami dislokasi bahu, pinggul, dan rahang. Namun, dokter masih bingung dengan kondisinya, sehingga belum terdiagnosis.

Baca Juga: Viral Lafadz Allah Ditulis di Lantai dalam Serial The Umbrella Academy 3, Netizen Serukan Boikot Netflix!

Hingga suatu hari ia menonton Grey's Anatomy dan mengenali gejalanya yang mirip dengan yang dialaminya.

"Aku sedang menonton season 13. Ada seorang pasien wanita mengeluhkan dirinya mabuk setelah hanya meminum satu gelas alkohol dan kemudian selama pemeriksaan, lengannya sangat mudah terkilir," kata Levy, dilansir New York Post.

Serial bertema dunia kedokteran. (imdb)
Grey's Anatomy. (imdb)

Kondisi snag pasien langsung membuatnya ingat pada dirinya sendiri.

Wanita dalam serial didiagnosis sindrom Ehlers Danlos, sekelompok gangguan keturunan yang menyebabkan persendiannya terlalu fleksibel serta kulit meregang dan mudah mengelupas.

Lalu Levy mengatakan temuannya itu ke dokter, tetapi dokter mengatakan bahwa dirinya salah. Mengatakan bahwa gejala dislokasi Levy disebabkan oleh sindrom hipermobilitas.

Baca Juga: 5 Fakta Serial Man Vs Bee, 'Mr. Bean' Tarung Lawan Lebah sampai Rumah Hancur

Ia pun mencari opsi kedua dan pada 2019, akhirnya Levy didiagnosis sindrom Ehlers-Danlos seperti di serial TV.

Kondisinya justru lebih buruk, terlebih setelah dirinya mengalami kecelakaan mobil dan membuat tulang rusuknya dislokasi.

Sejak saat itu ia tidak bisa melakukan banyak hal tanpa tulangnya terkilir.

"Aku sampai di titik di mana aku memberi tahu orang tua bahwa aku tidak bisa membayangkan hidup seperti ini, dengan tingkat rasa sakit yang luar biasa, bahkan untuk dua bulan lagi," sambungnya.

Lalu, ia pun kembali mencari pengobatan untuk kondisinya di internet dan menemukannya di Florida.

"Aku terbang ke kliniknya (seorang dokter) selama tiga bulan untuk menjalani pengobatan yang akhirnya menyebabkan peningkatan besar dalam fungsiku, dan aku berhenti dislokasi," lanjutnya.

Akibat kondisinya, Levy terinspirasi untuk menjadi seorang dokter. Ia akhirnya mencapai tujuannya pada Februari 2022, sat ia membuka klinik medis dengan ahli bedah Dr. Yeshaiau Benedict di Israel.

Komentar