Studi: Jadi Korban Pelecehan Seksual, Perempuan Lebih Berisiko Alami Hipertensi

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 07 Juli 2022 | 16:36 WIB
Studi: Jadi Korban Pelecehan Seksual, Perempuan Lebih Berisiko Alami Hipertensi
Ilustrasi anak perempuan di bawah umur mengalami aksi pedofilia seorang driver ojol di Bekasi. (Pixaby)

Suara.com - Kekerasan maupun pelecehan seksual kepada perempuan tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan mentalnya, tapi juga fisiknya.

Hasil penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa perempuan yang pernah mengalami kekerasan seksual, seperti penyerangan juga pelecehan seksual di tempat kerja, jadi lebih berisiko alami tekanan darah tinggi selama tujuh tahun setelahnya.

Penelitian tersebut diterbitkan di Journal of American Heart Association, menunjukkan bahwa kekerasan seksual termasuk pengalaman umum, dialami oleh lebih dari 20 perempuan yang jadi responden studi di AS.

"Hasil kami menunjukkan bahwa wanita yang melaporkan mengalami serangan seksual dan pelecehan seksual di tempat kerja memiliki risiko hipertensi tertinggi, menunjukkan potensi efek gabungan dari beberapa paparan kekerasan seksual pada kesehatan kardiovaskular," kata penulis utama studi dari Harvard TH Chan School of Public Health, Boston, Rebecca B. Lawn, Ph.D., dikutip Science Daily.

Lawn dan rekan-rekannya menganalisis hubungan dampak lanjutan dari kekerasan seksual, terutama yang berkaitan dengan tekanan darah. Sambil memperhitungkan kemungkinan dampak paparan jenis trauma lainnya.

Para peneliti menggunakan Nurses' Health Study II (NHS II), sebuah studi longitudinal pada perempuan dewasa di AS yang dimulai pada tahun 1989 dengan 115.000 perawat terdaftar.

Seiring waktu, NHS II telah mengumpulkan data tentang berbagai variabel sosiodemografi, medis, dan perilaku. Sebagai bagian dari sub-studi NHS II 2008, subkelompok peserta melaporkan apakah mereka pernah mengalami pelecehan seksual di tempat kerja (baik fisik atau verbal) dan apakah mereka pernah mengalami kontak seksual yang tidak diinginkan.

Mereka juga melaporkan paparan trauma lain, seperti kecelakaan, bencana, atau kematian tak terduga dari orang yang dicintai.

Lawn dan rekan menganalisis data sub-studi NHS II, tidak termasuk peserta yang sudah memiliki diagnosis tekanan darah tinggi atau sedang minum obat untuk tekanan darah tinggi dari analisis mereka. Mereka juga mengecualikan perempuan yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau serebrovaskular.

Sampel akhir terdiri dari 33.127 perempuan yang berusia 43 hingga 64 tahun pada 2008.

Data NHS II menunjukkan bahwa pengalaman kekerasan seksual termasuk hal biasa, di mana sekitar 23 persen perempuan pernah mengalami kekerasan seksual selama periode hidupnya. Sementara 12 persen lainnya pernah mengalami pelecehan seksual di tempat kerja. Sekitar 6 persen pernah mengalami keduanya.

Sekitar 21 persen perempuan melaporkan alami tekanan darah tinggi selama periode tindak lanjut, dari 2008 hingga 2015.

Dibandingkan dengan perempuan yang tidak pernah mengalami trauma apa pun, mereka yang pernah mengalami kekerasan seksual kapan pun dalam hidupnya lebih mungkin mengalami tekanan darah tinggi.

Di seluruh analisis, para peneliti menemukan bahwa hubungan antara pengalaman traumatis non-seksual dan tekanan darah tinggi tidak konsisten.

Para peneliti mencatat bahwa risiko tekanan darah tinggi yang terkait dengan kekerasan seksual seumur hidup serupa besarnya dengan hubungan dengan faktor-faktor lain yang telah mendapat perhatian lebih. Seperti paparan pelecehan seksual sebagai anak atau remaja, durasi tidur, dan paparan polutan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuai Kecaman Usai Disebut Ditutup-tutupi, Ini Alasan Ditjenpas Lepas Mas Bechi Lebih Awal

Tuai Kecaman Usai Disebut Ditutup-tutupi, Ini Alasan Ditjenpas Lepas Mas Bechi Lebih Awal

News | Senin, 21 September 2026 | 20:07 WIB

Dihukum 7 Tahun, Terpidana Kasus Kekerasan Seksual Mas Bechi Ternyata Dapat Pembebasan Bersyarat

Dihukum 7 Tahun, Terpidana Kasus Kekerasan Seksual Mas Bechi Ternyata Dapat Pembebasan Bersyarat

News | Senin, 21 September 2026 | 16:47 WIB

Demi Korban atau Selamatkan Muka? Menelanjangi Borok Penanganan Kasus di SMAN 1 Sentolo

Demi Korban atau Selamatkan Muka? Menelanjangi Borok Penanganan Kasus di SMAN 1 Sentolo

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:20 WIB

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:21 WIB

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palmerah Ditangkap dan Langsung Ditahan!

Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palmerah Ditangkap dan Langsung Ditahan!

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:00 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×