facebook

Kisah Jemaah Haji yang Sakit dan Terpaksa Safari Wukuf: Gula darah Rendah Tapi Tekanan Darah Tinggi

M. Reza Sulaiman
Kisah Jemaah Haji yang Sakit dan Terpaksa Safari Wukuf: Gula darah Rendah Tapi Tekanan Darah Tinggi
Kesiapan fasilitas sambut wukuf di Arafah (Dok. MCH 2022)

Elida seorang jemaah haji asal Deliserdang terpaksa harus melakukan safari wukuf mengingat komplikasi diabetes yang dialaminya. Seperti apa ceritanya?

Suara.com - Semua jemaah haji tentunya ingin melaksanakan ibadah haji secara sempurna, termasuk menjalani Wukuf di Arafah pada puncak Haji, Jumat 9 Dzulhijjah mendatang.

Namun bagi Elida binti Muchtar Surya, seorang jemaah haji asal Deliserdang, melaksanakan ibadah wukuf secara mandiri akan sulit dilakukan. Mengingat ia memiliki komplikasi diabetes dengan gula darah rendah tapi tekanan darah tinggi sehingga harus dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

Tuti Aditama perawat di KKHI Makkah mengatakan, Elida memiliki penyakit komplikasi diabetes melitus, hipertensi, dyspepsia, dan kanker payudara post operasi mastektomi. Sebelum seceria sekarang ini, Elida tak sadarkan diri sampai tiga hari.

“Tiga hari tidak sadarkan diri. Selama dua hari beliau gelisah, saat itu gula darahnya rendah sampai 56 mg/dl,” katanya dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Baca Juga: 1 Juta Jemaah Haji Persiapan Menuju Padang Arafah, Menteri Agama Minta Jangan Ada Jemaah Tertinggal

Namun, setelah beberapa hari dirawat di KKHI kondisinya membaik dan kesehatan stabil. Kurang lebih 10 hari Elida dirawat dan sudah menunjukan perbaikan.

Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS yang sempat menemui Elida menanyakan kesiapannya untuk melaksanakan safari wukuf. Dengan semangat, Elida mengaku siap sembari mengepalkan tangan.

“Siap Insya Allah,” katanya.

Elida jamaah asal Deliserdang ini mengaku tidak masalah yang penting berada di Arafah saat waktu wukuf. Elida bersyukur, sudah lebih baik kondisinya setelah dirawat di KKHI Makkah.

Pada kesempatan ini juga Elida menyampaikan apresiasinya kepada dokter dan perawat yang sudah memberikan pelayanan terbaiknya. Dia berdoa agar petugas kesehatan selalu diberikan kesehatan selama melayani jamaah haji yang dirawat di KKHI.

Baca Juga: 3 Tahap Pemberangkatan Jemaah Haji 2022 dari Makkah ke Arafah

Menjelang puncak ibadah haji yang semakin dekat, dr. Budi meninjau jamaah yang menjadi calon peserta safari wukuf di ruang rawat inap KKHI Makkah Rabu (6/7) pukul 15.00 waktu setempat. Ada 69 calon peserta safari wukuf yang dirawat di KKHI Makkah dari total 182 calon peserta.

Komentar