3 Kondisi yang Menyebabkan Anda Mengeluarkan Air Mata Saat Ingin Menangis

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2022 | 20:15 WIB
3 Kondisi yang Menyebabkan Anda Mengeluarkan Air Mata Saat Ingin Menangis
Ilustrasi menangis dan mengeluarkan air mata. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Saat menangis, biasanya seseorang akan mengeluarkan cairan yang disebut air mata. Dikatakan, setiap manusia menghasilkan sekitar 30 galon air mata per tahunnya.

Biasanya, ketika seorang menangis, air mata yang dikeluarkan menggambarkan perasaan emosional yang dimilikinya. Namun, rupanya air mata sendiri juga beguna untuk melumasi mata agar tidak kering.

Air mata sendiri mengandung cairan antibakteri yang kaya protein. Cairan ini akan melumasi mata setiap kali seseorang berkedip. Namun, rupanya di balik itu semua, air mata sendiri memiliki jenisnya sesuai fungsi masing-masing.

Melansir laman Kellylaser, berikut tiga jenis air mata pada manusia:

Ilustrasi wanita mengusap air mata (pexels/@elijahsad).
Ilustrasi wanita mengusap air mata (pexels/@elijahsad).

1. Air mata dasar (basal)

Air mata yang satu ini merupakan jenis yang dilepaskan secara terus menerus dalam jumlah yang sedikit. Jeni air mata ini difungsikan untuk melumasi kornea mata agar tetap bersih dan terhindar dari debu.

Selain itu, air mata dasar ini juga memastikan ketajaman dan kenyamanan visual pada mata seseorang. Bahkan, jenis air mata ini juga berguna untuk melawan infeksi bakteri dan membentuk sistem kekebalan tubuh pada seseorang.

2. Air mata refleks

Jenis air mata yang satu ini biasa juga disebut air mata iritasi. Biasanya, air mata ini terbentuk karena adanya iritasi akibat partikel asing yang masuk ke dalam mata. Partikel tersebut yang membuat mata menjadi berair.

Air mata ini juga bisa terbentuk karena adanya zat iritan seperti uap cabai, bawang, parfum, dan lain-lain. Cahaya terang atau panas pada lidah dan mulut juga membentuk air mata yang satu ini.

Tidak hanya itu, air mata jenis ini juga merupakan jenis yang terjadi saat seseorang, menguap, batuk, atau muntah. Biasanya, air mata yang keluar lebih banyak dibandingkan dengan jenis basal.

3. Air mata emosional atau psikis

Jenis air mata yang satu ini biasa dikenali banyak orang. Air mata ini terbentuk karena tekanan emosional yang dirasakan manusia. Biasanya, air mata ini akan keluar saat seseorang merasakan marah, rasa sakit pada sendi atau fisik lainnya.

Selain perasaan negatif, air mata emosional juga keluar saat seseorang merasa bahagia dan terharu. Air mata jenis ini mengandung hormon stres. Oleh karena itu, biasanya setelah menangis stres pada seseorang menjadi hilang.

Biasanya, air mata ini juga memberikan gejala lain seperti wajah yang memerah, isakan, batuk, serta kejang pada tubuh. Bahkan, jika berlebihan air mata yang dikeluarkan berlebihan dapat menyebabkan sesak napas dan pingsan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan di Balik Air Mata: Mengapa Orang Tua Harus Lebih Peka Saat Memilih Daycare

Pesan di Balik Air Mata: Mengapa Orang Tua Harus Lebih Peka Saat Memilih Daycare

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 11:41 WIB

Setelah Air Mata Kering: Bab Tionghoa yang Hilang dari Buku Sejarah Sekolah

Setelah Air Mata Kering: Bab Tionghoa yang Hilang dari Buku Sejarah Sekolah

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 15:35 WIB

11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis

11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 10:23 WIB

Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat

Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:17 WIB

Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara

Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Cermin Buat Jiwa yang Berdebu: Sebuah Review Jujur Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis

Cermin Buat Jiwa yang Berdebu: Sebuah Review Jujur Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis

Your Say | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:57 WIB

Antara Azan dan Air Mata

Antara Azan dan Air Mata

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:29 WIB

Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...

Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 10:08 WIB

Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan dan Hukumnya Menurut Ustaz

Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan dan Hukumnya Menurut Ustaz

Lifestyle | Minggu, 15 Februari 2026 | 18:10 WIB

Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter

Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter

Bola | Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:43 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB