3 Tanda Air Tidak Aman untuk Berenang, Salah Satunya Berwarna Hijau

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 08 Juli 2022 | 17:55 WIB
3 Tanda Air Tidak Aman untuk Berenang, Salah Satunya Berwarna Hijau
Ilustrasi sungai kotor. (Antara)

Suara.com - Ada beberapa danau, sungai dan laut, yang tidak ramah perenang. Bila air di tempat-tempat ini tercemar, maka orang yang berenang dapat terkena racun dan jatuh sakit.

Air dapat terkontaminasi oleh limbah, dan dapat mengandung ganggang beracun. Di perairan Indonesia, terdapat jenis alga Paralytic Shellfish Poisoning yang berbahaya bagi saraf.

Sebagai peringatan, jangan pernah berenang di tempat yang airnya terlihat:

1. Ada buih, gumpalan, atau garis hijau terlihat di permukaan

Alga dan cyanobacteria (ganggang biru-hijau) dapat tumbuh subur di air hangat yang bergerak lambat.

Pakar kesehatan memperingatkan untuk menghindari kontak dengan air yang tampak berubah warna atau keruh, lapor Insider.

ilustrasi danau (pixabay.com)
ilustrasi danau (pixabay.com)

2. Berbau busuk

Ganggang berbahaya yang tumbuh subur di perairan dapat mengeluarkan gas berbau busuk. Baunya sebanding dengan telur busuk, septic tank, dan bensin.

Blooming alga (ledakan alga) juga dikaitkan dengan bau amis, karena lapisan alga yang padat dapat mematikan makhluk hidup di dalamnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS memperingatkan perenang untuk menghindari air jika melihat ikan mati atau hewan lain terdampar ke darat.

3. Ada pipa yang terhubung ke perairan tersebut

Air berbau menyengat juga dapat dikaitkan dengan kotoran manusia atau hewan yang mungkin terbawa ke area mengalir atau mengendap di pipa pembuangan kotoran.

Kuman seperti norovirus dan rotavirus biasanya terdapat di perairan ini, penyebab diare. Dikenal sebagai virus enterik, kuman berasal tinja manusia dan menyebar melalui air yang terkontaminasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nicholas Saputra Bakal Tanding Renang dengan Ditto Percussion di Vindesport, Netizen: Ditunggu Info Tiketnya

Nicholas Saputra Bakal Tanding Renang dengan Ditto Percussion di Vindesport, Netizen: Ditunggu Info Tiketnya

Jogja | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:15 WIB

Total Kokain Ditemukan di Perairan Anambas Ternyata 43 Kilogram

Total Kokain Ditemukan di Perairan Anambas Ternyata 43 Kilogram

Riau | Kamis, 07 Juli 2022 | 15:04 WIB

Siaga Level III, Gunung Anak Krakatau Kembali Meletus Capai 157 Meter, Warga Diminta Waspada

Siaga Level III, Gunung Anak Krakatau Kembali Meletus Capai 157 Meter, Warga Diminta Waspada

Banten | Rabu, 06 Juli 2022 | 15:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB