Cara Mengatasi Alergi Dingin selain Minum Obat

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 10 Juli 2022 | 13:59 WIB
Cara Mengatasi Alergi Dingin selain Minum Obat
Ilustrasi kedinginan. (Shutterstock)

Suara.com - Alergi bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya yaitu suhu dingin. Meski alergi ini bisa sembuh dengan sendirinya, namun cara untuk mengatasi alergi suhu dingin ini tetap harus diperhatikan. Lantas, bagaimana cara mengatasi alergi dingin

Diketahui, alergi dingin ini memiliki beberapa gejala. Mengutip dari situs Healthline, adapun gejala alergi dingin yaitu kulit terasa gatal-gatal, berwarna kemerahan, meninggalkan bekas, ada sensasi terbakar pada kulit, sakit kepala, demam, kecemasan, dan lainnya.

Selain itu, ada juga gejala lainnya yang masuk kategori berat atau memerlukan penanganan layanan medis. Adapun gejala tersebut meliputi sistem pernapasan terganggu, menurunnya tekanan darah, tenggorokan dan lidah bengkak, atau bahkan pingsan.

Lalu, bagimana cara mengatasi alergi dingin? Sebelum menghubungi dokter atau layanan medis, Anda bisa coba menggunakan cara alami terlebih dulu. Melansir dari berbagai sumber, simak berikut ini cara alami untuk mengatasi alegri dingin yang bisa Anda coba di rumah.

1. Air

Air merupakan obat alami yang dipercaya mampu mengatasi alergi. Anda bisa mengonsumsi banyak air guna membantu menyingkirkan racun penyebab alergi (alergen) dari dalam tubuh.

2. Olesan minyak

Cara lainnya untuk mengatasi alergi dingi yaitu dengan mengoleskan minyak kelapa hangat ke bagian kulit yang terdampak alergi, lalu biarkan selama semalam. Cara ini dapat membantu kulit mengelupas karena sifat antibakterinya.

ilustrasi alergi dingin.

3. Jus lemon

Perasan lemon atau jus juga dapat digunakan sebagai obat alami alergi. Caranya dengan membalurnya ke area kulit yang terdampak alergi. Anda bisa juga mencampurkan perasan atau jus lemon bersama minyak kelapa guna menguatkan efek penyembuh. Lalu, oleskan pada bagian kulit yang alergi, kemudian biarkan semalaman.

4. Mandi

Mandi juga jadi salah satu cara alami ala rumahan yang bisa digunakan untuk mengatasi alergi. Namun, jangan mandi menggunakan air hangat apalagi panas, karena itu dapat memicu peradangan kulit. Akan lebih baik Anda menggunakan air dingin guna memberikan efek menenangkan serta meredakan iritasi. 

5. Minum obat

Jika sudah menggunakan cara di atas namun alergi Anda kambuh lagi, Anda bisa mengonsumsi obat anti alergi sesuai resep dokter. Obat yang dianjurkan oleh dokter yaitu Antihistamin tidak mengantuk. Selain itu, jenis obat antihistamin ini juga kerap digunakan untuk meredakan mual maupun muntah akibat mabuk perjalanan. 

Demikian ulasan mengenai cara mengatasi alergi dingin. Jika beberapa cara di atas belum bisa menyembuhkan alergi yang Anda alami, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter atau layanan medis agar mendapatkan resep pengobatan dan perawatan yang tepat. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NTB Akan Diselimuti Suhu Dingin 21 Derajat Celcius Pada Malam Hari Hingga Agustus 2022

NTB Akan Diselimuti Suhu Dingin 21 Derajat Celcius Pada Malam Hari Hingga Agustus 2022

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 10:20 WIB

Suhu Dingin Akan Selimuti NTB Hingga Agustus dari Malam Sampai Pagi

Suhu Dingin Akan Selimuti NTB Hingga Agustus dari Malam Sampai Pagi

Bali | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:51 WIB

3 Parameter Ini Mampu Sebabkan Dampak Cuaca yang Semakin Ekstrem

3 Parameter Ini Mampu Sebabkan Dampak Cuaca yang Semakin Ekstrem

Your Say | Senin, 20 Juni 2022 | 15:29 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB