Vladimir Putin Akan Punya Anak Lagi di Usia 69 Tahun, Adakah Pengaruhnya Bagi Kesehatan Janin?

Senin, 11 Juli 2022 | 05:50 WIB
Vladimir Putin Akan Punya Anak Lagi di Usia 69 Tahun, Adakah Pengaruhnya Bagi Kesehatan Janin?
Presiden Rusia Vladimir Putin (Pixabay/DimitroSevastopol)

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan akan kembali memiliki anak dari kekasih 'rahasianya' mantan atlet gymnastik Alina Kabaeva.

Vladimir Putin yang telah berusia 69 tahun itu dikatakan telah menjadi ayah untuk dua anak dari Alina. Sekarang pasangan terpaut usia 30 tahun itu mengharapkan bisa memiliki anak perempuan, menurut saluran Telegram General SVR.

Kehidupan pribadi Putin memang diselimuti kerahasiaan. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah anaknya. Meski begitu, dari pernikahan sebelumnya dengan Lyudmila, Vladimir Putin memiliki anak perempuan.

Putrinya yang paling terkenal yaitu, akademisi sekaligus pengusaha Maria Vorotsova dan ilmuwan yang juga mantan penari Katerina Tikhonova.

Berbeda dengan perempuan, secara ilmiah memang tidak ada usia maksimum yang menghentikan seorang pria bisa memiliki bayi. Seseorang masih bisa menjadi ayah meskipun sudah berusia lanjut, tetapi tetap ada risikonya.

Semakin bertambah tua usia, kualitas sperma tidak akan sebaik saat masih muda. Itu terjadi karena beberapa alasan, seperti testis menjadi lebih lembut dan lebih kecil, sperma menjadi rusak dan lambat, pasokan darah ke penis semakin rendah, dan kadar testosteron yang menurun.

Bagi kebanyakan pria, masalah itu mulai terjadi setelah usia 50 tahun.

Seperti wanita yang memiliki anak ketika usia lebih tua, juga ada risiko bagi pria yang memiliki bayi di usia di atas 60 tahun.

Dikutip dari WebMD, bayi mungkin memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kelainan genetik. Karena seiring bertambahnya, manusia cenderung mengalami perubahan gen atau mutasi pada sperma.

Baca Juga: Beri Ancaman Mengerikan Ini, Putin Tantang Negara Barat Kalahkan Rusia di Medan Perang

Apabila memiliki bayi di usia yang lebih tua, maka peluang lebih tinggi untuk mewariskan kelainan genetik. Selain itu, risiko bayi untuk kesehatan mental atau gangguan otak mungkin lebih tinggi.

Usia ayah yang lebih tua dapat menyebabkan skizofrenia, gangguan bipolar, atau gangguan spektrum autisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI