Viral Unggahan Protes Orangtua Bawa Anak ke Dalam Bioskop, Ramai Tuai Komentar Warganet

Risna Halidi | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 11 Juli 2022 | 13:38 WIB
Viral Unggahan Protes Orangtua Bawa Anak ke Dalam Bioskop, Ramai Tuai Komentar Warganet
Ilustrasi bioskop (Pixabay)

Suara.com - Anak rusuh dan tak mau diam saat berada di ruang bioskop merupakan salah satu masalah klasik penikmat film di Tanah Air. Dalam rangka menyuarakan 'haknya' mendapat kenyamanan saat menonton, seorang warganet pun melakukan aksi tak terduga, yang kemudian ia bagikan di media sosial.

Belum lama ini, sebuah akun di Facebook membagikan pengalamannya protes kepada pihak bioskop, yang kemudian unggahan itu diposting ulang akun twitter @Mikaeldewabrata pada Minggu (10/7/2022). Sontak hal tersebut langsung menarik perhatian netizen.

Bentuk protes yang dilakukan oleh Valentino Dimas Aditya adalah dengan membawa makanan dari luar bioskop. Hal itu membuatnya diadang oleh petugas biokop karena dianggap telah melanggar aturan. Tapi alih-alih 'menyerah' dan memberikan makanannya, ia malah menolak dan bertanya mengapa bayi diizinkan untuk masuk ke dalam bioskop.

"Salah satu security (atau kepalanya) nyamperin kita negur bahwa kita mesti nitipin minumannya. Gua bilang 'Kenapa cuma yang bawa makanan yang ditegur? Kenapa ibu-ibu yang bawa bayi dan anak di bawah umur gak ditegur dan dihadang'," tulis pemilik akun Facebook Valentino itu dalam postingannya.

Melihat pertanyaan tersebut, rupanya petugas bioskop justru menjawab kalau ibu-ibu yang membawa anak tersebut ngotot mau masuk. Lantas si pemilik akun merasa kesal dengan jawaban petugas, dan membalas kalau dirinya akan ngotot seperti orantua yang membawa anak ke bioskop.

Ia lalu mengatakan bahwa dirinya tidak keberatan berbicara dengan pihak manajer bioskop, untuk kemudian menjelaskan bahwa ia merasa terganggu karena melihat banyak orangtua membawa anak kecil ke dalam bioskop.

"Gua jelaskan semua yang gua pikirkan ke manajernya, bahwa gua terganggu dan enggak pengen lagi ada bayi atau anak di bawah umur yang masuk teater," tulis pemilik akun.

Cerita protes yang dilakukan pemilik akun tersebut lantas menarik perhatian warganet. Beberapa mengomentari setuju jika seharusnya orangtua yang membawa anak tidak diizinkan masuk ke dalam bioskop.

Beberapa netizen lainnya juga mengomentari kalau bayi masuk ke dalam bioskop justru memberikan dampak tidak baik bagi indera pendengaran anak.

"Gue heran sama orangtua yang bawa masuk bayi ke bioskop sih. Itu gak takut telinganya rusak karena desibelnya ketinggian buat bayi?" tulis akun @jaelussyahadat.

"Gua setuju si. Rating Film itu bukan anjuran, tapi Bioskop juga harus tegas ngefilter itu. masa iya film 17+ (KKN contohnya) anak SD, SMP boleh nonton? Aneh Giliran berbau profit macam FnB aja tegas, pas ngefilter umur penonton kaga," tulis akun @Ozywann.

"Mempertanyakan orang tua yang bawa bayi atau anak di bawah umur buat nonton. Segitu ngebetnya pen nonton sampe gabisa di tahan ya?" tulis @kakraraaa_.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rawat Ibu di ICU Bareng, Seorang Anak Curhat Tak Sangka Ayahnya Meninggal di Masjid RS

Rawat Ibu di ICU Bareng, Seorang Anak Curhat Tak Sangka Ayahnya Meninggal di Masjid RS

News | Senin, 11 Juli 2022 | 13:36 WIB

Wanita Ini Loncat dari Tebing 15 Meter, Berakhir Lumpuh dan Hidup Berkusi Roda

Wanita Ini Loncat dari Tebing 15 Meter, Berakhir Lumpuh dan Hidup Berkusi Roda

Lifestyle | Senin, 11 Juli 2022 | 12:55 WIB

'Seketika Dunia Runtuh', Viral Wanita Curhat Pilu Suami Menikah Hanya Kedok, Diduga untuk Menutupi Jati Diri Asli

'Seketika Dunia Runtuh', Viral Wanita Curhat Pilu Suami Menikah Hanya Kedok, Diduga untuk Menutupi Jati Diri Asli

Hits | Senin, 11 Juli 2022 | 13:32 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB