Lonjakan Covid-19 BA.4 dan BA.5 Belum Capai Puncak, Masyarakat Diminta Tetap Pakai Masker dan Dapatkan Vaksin Booster

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 13 Juli 2022 | 22:01 WIB
Lonjakan Covid-19 BA.4 dan BA.5 Belum Capai Puncak, Masyarakat Diminta Tetap Pakai Masker dan Dapatkan Vaksin Booster
Ilustrasi Lonjakan Covid-19 BA.4 dan BA.5. (Freepik)

Suara.com - Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 3 ribu lebih dalam sehari akibat paparan Omicron subvarian BA.4 dan BA.5. Satgas Covid-19 RI mencatat angka lonjakan Covid-19 tersebut naik 6 kali lipat dibandingkan sebulan lalu.

Meski demikian, Juru bicara Satgas Covid-19 RI Prof. drh. Wiku Adisasmito mengatakan bahwa lonjakan kasus belum mencapai puncaknya. Sehingga kemungkinan masih akan terjadi kenaikan kasus lebih tinggi.

Sebab, berkaca dari pengalaman di negara lain, umumnya puncak gelombang terjadi sekitar 16-33 hari setelah kasus pertama subvarian BA.4 dan BA.5 ditemukan. Sedangkan puncak rawat inap terjadi pada rentang 29-49 hari.

Wiku menyampaikan bahwa kasus subvarian BA.4 dan BA.5 pertama kali ada di Indonesia pada 6 Juni 2022 atau sekitar 36 hari yang lalu.

"Sehingga masih ada potensi kenaikan kasus ke depan. Namun potensi ini dapat kita jaga jika kita menjalankan pola hidup bersih dan sehat," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (13/7/2022).

Ia mengingatkan bahwa masyarakat perlu kembali memperketat penerapan protokol kesehatan.

"Pada perayaan Idul Adha kemarin, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya memakai masker di manapun kita berada. Hal ini semata-mata demi keselamatan kita di tengah kondisi penularan virus yang kembali meningkat," imbuhnya.

Selain itu, bagi masyarakat yang belum mendapat vaksin booster, diminta untuk segera mendapatkannya. Akan tetapi, Wiku menegaskan bahwa berdasarkan data dan fakta, orang yang tidak menjalankan protokol kesehatan dengan ketat masih berisiko kembali tertular Covid-19, walaupun sudah divaksinasi booster.

Meski demikian, vaksin booster tetap bermanfaat. Prinsipnya vaksin memiliki tiga manfaat besar, yaitu menjaga dari infeksi, mencegah perburukan gejala jika terinfeksi, dan mengurangi jumlah virus yang ada di dalam tubuh agar tidak mudah menularkan.

baca juga

Diakui Wiku bahwa tidak ada satu pun jenis vaksin Covid-19 yang dapat membuat manusia kebal dari virus.

"Rata-rata saat uji klinis tidak pernah mencapai sempurna 100 persen, bahkan untuk vaksin bagi penyakit lain sekalipun. WHO sendiri telah menetapkan persentase angka efikasi ideal bagi vaksin yang layak digunakan yaitu 50 persen," ujarnya.

Wiku menambahkan, seluruh jenis vaksin Covid-19 di Indonesia memiliki nilai efikasi lebih dari 50 persen. Sehingga ada dijamin efektivitasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ungkap Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Varian BA4 dan BA5 Terjadi di Juli Ini

Jokowi Ungkap Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Varian BA4 dan BA5 Terjadi di Juli Ini

News | Senin, 04 Juli 2022 | 14:14 WIB

Waspada! Menkes Budi Prediksi Positif Covid-19 di Indonesia Bakal Melonjak Pertengahan Juli 2022

Waspada! Menkes Budi Prediksi Positif Covid-19 di Indonesia Bakal Melonjak Pertengahan Juli 2022

Sumbar | Senin, 27 Juni 2022 | 10:15 WIB

Kasus Omicron BA.5 Terdeteksi di Kota Cimahi, Dinkes Ungkap Gejala Pada Pasien

Kasus Omicron BA.5 Terdeteksi di Kota Cimahi, Dinkes Ungkap Gejala Pada Pasien

Jabar | Kamis, 23 Juni 2022 | 11:11 WIB

Terkini

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:23 WIB

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 18:02 WIB

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

×