Bahaya Banget! Begini Jadinya Jika Pasien Diabetes Tak Rutin Kontrol Gula Darah

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 14 Juli 2022 | 13:20 WIB
Bahaya Banget! Begini Jadinya Jika Pasien Diabetes Tak Rutin Kontrol Gula Darah
Ilustrasi penderita diabetes memeriksa gula darah. (Foto oleh PhotoMIX Company dari Pexels)

Suara.com - Pasien diabetes melitus (DM) sangat penting untuk menjaga kadar gula darah tetap normal. Sebab apabila gula darah terlalu tinggi, hingga di atas 600 mg/dL, pasien bisa kehilangan kesadaran hingga kehilangan nyawanya.

Dokter spesialis penyakit dalam prof. dr. Ari Fahrial Suam, Sp.PD., menjelaskan bahwa kondisi lonjakan gula darah tersebut disebut dengan ketoasidosis diabetik. Pada kondisi tersebut pasien DM bisa tidak sadarkan diri.

"Karena kondisi gula darah yang tinggi tersebut akan menyebabkan tubuh berusaha untuk menghasilkan gula dengan penghancuran lemak. Kondisi ini akan menyebabkan terjadinya pembentukan keton. Keton ini membuat darah menjadi asam," jelasnya, dikutip dari kanl YouTubenya, Apa Kata Dokter Ari.

Pembentukan keton bisa juga tidak terjadi, tapi akibatnya akan menyebabkan gula darah terlalu tinggi terlalu. Apabila hal itu terjadi, maka akan menyebabkan tubuh menarik air sehingga pasien terus menerus ingin buang air kecil juga merasa haus.

Perbedaan Diabetes Kering dan Basah. (Pexels/Pavel Danilyuk)
Perbedaan Diabetes Kering dan Basah. (Pexels/Pavel Danilyuk)

Kondisi tersebut, lanjut dokter Ari, bisa menyebabkan pasien DM alami dehidrasi. Bahkan gula darah juga bisa makin meningkat hingga 1.000 mg/dL.

"Kalau sampai 1000 pasien bisa pingsan. Awalnya mungkin lemas, bicara kacau, terus pasien bisa jatuh dalam keadaan tidak sadar. Ini merupakan suatu keadaan emergency, pasien harus ke rumah sakit. Nanti di rumah sakit segera dilakukan tindakan hidrasi karena dia kehilangan cairan," paparnya.

Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan gula darah yang tetap dan perlu segera diturunkan kadar gula darah dengan pemberian insulin. Itu sebabnya, dokter Ari mengingatkan bahwa pasien DM sangat penting utuk mengontrol gula darah secra berkala juga menjaga gaya hidupnya.

"Ini peringatan buat semua pasien diabetes melitus, dia harus kontrol teratur juga harus menjaga makan, mengontrol berat badan. Karena apabila tidak dijaga maka bisa saja suatu waktu terjadi peningkatan gula darah yang begitu drastis. Bisa saja pasien mngalami penurunan kesadaran, tentu ini keadaan yang membahayakan jiwanya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Perbedaan Diabetes Kering dan Basah, Merujuk pada Kondisi Luka

Kenali Perbedaan Diabetes Kering dan Basah, Merujuk pada Kondisi Luka

Health | Selasa, 12 Juli 2022 | 12:47 WIB

Perjalanan Karier Rini S Bon Bon, Komedian Senior yang Kini Tutup Usia

Perjalanan Karier Rini S Bon Bon, Komedian Senior yang Kini Tutup Usia

Entertainment | Senin, 11 Juli 2022 | 15:09 WIB

Daftar 6 Artis Indonesia Punya Riwayat Diabetes dan Meninggal Dunia, Terbaru Rini S Bon Bon yang Menolak Diamputasi

Daftar 6 Artis Indonesia Punya Riwayat Diabetes dan Meninggal Dunia, Terbaru Rini S Bon Bon yang Menolak Diamputasi

Sumbar | Senin, 11 Juli 2022 | 16:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB