Bintang Crazy Rich Asians Constance Wu Hampir Bunuh Diri Gara-Gara Media Sosial, Ini Beberapa Dampak Negatifnya

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2022 | 16:30 WIB
Bintang Crazy Rich Asians Constance Wu Hampir Bunuh Diri Gara-Gara Media Sosial, Ini Beberapa Dampak Negatifnya
Constance Wu, pemeran utama wanita dalam film Crazy Rich Asians. (Instagram/@constancewu)

Suara.com - Baru-baru ini kabar mengejutkan datang dari bintang film Crazy Rich Asians, Constance Wu. Melalui akun twitternya Constance mengatakan kalau ia pernah hampir bunuh diri karena media sosial.

Constance sendiri mengaku kalau dirinya dihujat oleh pengguna media sosial lainnya karena cuitannya terkait pembaharuan sitkom ‘Fresh of the Boat’. Akibatnya, hal tersebut memicu banyak amarah khususnya pada komunitas Asia-Amerika.

Parahnya, beberapa pengguna media sosial menyebutkan sebagai perusak komunitas. Beberapa lainnya bahkan memintanya untuk mengakhiri hidupnya.

“Mereka mengirimkan pesan melalui DM, mengatakan aku sebagai perusak komunitas. Mereka meyakinkan itu (bunuh diri), percaya atau tidak tapi itulah yang terjadi," kata Constance melalui akun twitter pribadinya, Jumat (15/7/2022).

Ilustrasi foto stop bunuh diri [Foto: Antara]
Ilustrasi foto stop bunuh diri [Foto: Antara]

Adanya kejadian yang dialami Constance Wu sendiri menjunjukkan jika media sosial juga memberikan dampak negatif yang mengerikan bagi banyak orang. Hal ini sendiri terjadi karena banyaknya orang yang menggunakan sosial media tidak dengan bijak.

Melansir laman Makeusof, berikut berbagai dampak negatif yang ditimbulkan dari media sosial.

1. Rasa cemas dan depresi

Media sosial dapat memberikan rasa cemas dan depresi kepada penggunanya. Diketahui, pengguna media sosial yang kecanduan memiliki masalah kesehatan mental termasuk gejala kecemasan dan depresi.

Selain itu, media sosial juga sangat memengaruhi suasana hati orang tersebut. Biasanya seseorang akan membandingkan dirinya dengan orang lain dan berakhir rasa cemas dan sedih. Hal itu juga yang memicu depresi pada orang tersebut.

Akibat adanya rasa cemas yang berlebihan ini sendiri juga dapat berdampak fatal seperti keinginan untuk bunuh diri.

2. Cyber bullying

Bullying nyatanya tidak hanya terjadi di kehidupan nyata, tetapi juga di media sosial. Hal ini dapat terlihat dari hujatan yang muncul di berbagai media sosial. Lebih parahnya, beberapa orang justru membuat media sosial dengan identitas palsu.

Biasanya orang tersebut akan menyamar sebagai orang lain dan membuat citranya buruk di hadapan publik. Hal tersebut akan memengaruhi kepercayaan orang lain terhadap sosok tersebut. Media sosial sendiri juga bisa menyebabkan pelecehan verbal kepada seseorang. Bahkan, beberapa orang juga sering mengirimkan gambar-gambar yang tidak pantas kepada orang lain.

3. Rasa takut ketinggalan (FOMO)

Ketika terlalu candu dengan media sosial, akan membuat orang tersebut memiliki rasa takut ketinggalan informasi atau hal-hal yang sedang ramai dibicarakan. Hal ini sendiri padahal dapat menjadi pemicu kecemasan pada orang tersebut.

Adanya rasa takut ketinggalan ini sendiri membuat seseorang akan selalu memeriksa handphonenya. Dengan begitu, ia juga akan sulit untuk berkonsentrasi dengan apa yang sedang dilakukannya.

4. Harapan yang tidak realistis

Ketika menggunakan media sosial akan membuat seseorang dapat melihat berbagai hal. Banyak hal-hal luar biasa yang muncul di media sosial. Dengan adanya sesuatu yang luar biasa itu membuat seseorang berkespektasi ingin melakukan hal yang sama.

Padahal, bisa saja apa yang diharapkannya tersebut tidak realistis. Lebih parahnya, beberapa orang akan melakukan berbagai jalan agar bisa mewujudkan hal tersebut meskipun dengan cara yang salah.

5. Pandangan tubuh negatif

Sering kali ditemukan di media sosial seseorang dengan mudah mengomentari tubuh orang lain. Bahkan, biasanya seseorang memiliki standard tubuh yang dinilainya sempurna. Ketika ada seseorang tidak memenuhi standard tersebut akan dinilai negatif dan buruk.

Padahal penampilan sendiri kembali lagi dengan pertumubuhan orang tersebut. Seperti yang diketahui ada berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan. Untuk itu, menilai baik atau buruk seseorang berdasarkan standard yang ada adalah salah.

Adanya standard tersebut juga mendorong seseorang melakukan berbagai hal yang justru memberikan dampak kesehatan bagi tubuhnya. Bahkan, beberapa orang rela melakukan operasi hingga membuat berbagai hal palsu agar dinilai memenuhi standard yang ada.

6. Pola tidur menjadi rusak

Media sosial akan membuat seseorang kecanduan dan lupa waktu. Hal uni juga memengaruhi mengapa orang tersebut kurang tidur. Akibat dari kurang tidur tersebut dapat memengaruhi masalah kesehatan tubuhnya.

Selain itu, dampak kecemasan dan depresi akibat media sosial sendiri juga berpengaruh terhadap kualitas tidur seseorang. Untuk itu, sangat penting mengurangi waktu bermain sosial media agar fisik menjadi lebih sehat.

7. Kecanduan

Media sosial akan memberikan kecanduan yang memberikan dampak negatif tidak hanya kesehatan, tetapi juga kehidupan sosial. Seseorang yang kecanduan media sosial akan sangat rentan terserang berbagai penyakit.

Tidak hanya itu, kecanduan media sosial juga akan membuat orang tersebut sulit untuk fokus. Hal itu akan memengaruhi kehidupan sosialnya. Orang yang kecanduan media sosial juga sulit untuk fokus belajar dan melakukan pekerjaannya.

Itulah beberapa dampak negaitf media sosial. Pada dasarnya media sosial adalah hal baik untuk dimiliki. Namun, seseorang harus mengetahui batasan serta cara menggunakannya dengan bijak. Hal tersebut dimaksudkan agar media sosial tidak meragukan diri sendiri dan orang lain.

Suara.com - Catatan Redaksi:

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

 Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Constance Wu Bintang Crazy Rich Asian Lakukan Percobaan Bunuh Diri

7 Fakta Constance Wu Bintang Crazy Rich Asian Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Entertainment | Jum'at, 15 Juli 2022 | 15:12 WIB

4 Alasan Mengapa Kamu Lebih Senang Curhat Lewat Media Sosial, Lebih Simpel!

4 Alasan Mengapa Kamu Lebih Senang Curhat Lewat Media Sosial, Lebih Simpel!

Your Say | Jum'at, 15 Juli 2022 | 14:45 WIB

Viral Kakek Sembelih Ikan Harga Selangit, Sang Cucu Ungkap Fakta yang Bikin Elus Dada

Viral Kakek Sembelih Ikan Harga Selangit, Sang Cucu Ungkap Fakta yang Bikin Elus Dada

| Jum'at, 15 Juli 2022 | 13:43 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB