Dokter Temukan Dampak Covid-19: Penis Mengecil dan Membuat Lelaki Lebih Sulit Ereksi

Sabtu, 16 Juli 2022 | 18:38 WIB
Dokter Temukan Dampak Covid-19: Penis Mengecil dan Membuat Lelaki Lebih Sulit Ereksi
Ilustrasi penis mengecil (Shutterstock).

Suara.com - Jika selama ini kita tahu bahwa Covid-19 dapat menyebabkan hilangnya kemampuan pada indera penciuman, kali ini ahli urologi memeringatkan potensi disfungsi ereksi dan penis mengecil akibat infeksi Covid-19.

Mengutip Dailystar, Sabtu (16/7/2022), fenomena ini diungkap oleh ahli urologi dan ahli bedah panggul Dr. Rena Malik yang mengatakan lelaki berisiko alami disfungsi ereksi usai berjuang melawan infeksi Covid-19.

Disfungsi ereksi atau dalam bahasa awam dikenal dengan lemah syahwat adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual

"Ketika Anda terkena Covid-19, ini bisa mempengaruhi lapisan pembuluh darah. Hal ini bisa menyulitkan bagian tubuh lain mendapatkan aliran darah," ujar Dr. Rena.

Sulit mendapatkan aliran darah ini juga bisa dialami penis, yang hasilnya lebih berisiko lima kali mengalami disfungsi ereksi.

Kurangnya aliran darah ini, menurut Dr. Rena, juga bisa menyebabkan penyusutan pada penis. Parahnya, jika ini terus menerus terjadi dari waktu ke waktu, bisa menyebabkan penyusutan jaringan tersebut, sehingga penis bisa mengecil.

"Itu berarti Anda mungkin melihat penis mengecil dalam jangka panjang," jelasnya.

Hal yang sama juga pernah diutarakan Matt, seorang lelaki asal Melbourne Australia, bahwa setelah ia tertular Covid-19 ia jadi lebih sulit ereksi, dan membutuhkan waktu lebih lama dari sebelumnya.

"Seks sebelum Covid-19 minimal saya bisa lakukan selama 30 menit. Tapi sekarang sepertinya hanya 20 menit, dan itu membuat saya tidak percaya diri," ungkap Matt.

Baca Juga: Waspada, Covid-19 Ternyata Bisa Mengecilkan Ukuran Penis

Ia juga mengaku, setelah terinfeksi Covid-19 tidak mempengaruhi keinginannya untuk melakukan seks, tapi staminanya sangat menurun, meski ia juga belum menemui dokter terkait ini.

"Saya berharap ini bisa segera pulih seperti sebelumnya," katanya lagi.

Perlu diketahui, beberapa penelitian membuktikan bahwa virus corona penyebab sakit Covid-19 tetap ada di dalam penis beberapa bulan setelah infeksi, sehingga sulit bertahan di tempat tidur.

Selain itu, studi World Journal of Men's Health juga menemukan pasien lelaki alami kerusakan pembuluh darah penis akibat Covid-19 dan alami impotensi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI