Tak Selalu Kurang Minum, Ini 8 Penyebab Dehidrasi

Vania Rossa

Sabtu, 16 Juli 2022 | 20:50 WIB
Tak Selalu Kurang Minum, Ini 8 Penyebab Dehidrasi
Ilustrasi dehidrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sekitar 55% hingga 78% tubuh Anda terbuat dari air. Ketika Anda mengalami dehidrasi, Anda kekurangan air dalam tubuh dan tubuh tidak memiliki cukup air untuk melakukan fungsi yang diperlukan.

Padahal, sejatinya air diperlukan untuk membantu membantu pencernaan, melumasi persendian, membuat air liur, mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, mengatur suhu tubuh, dan menyeimbangkan elemen tubuh.

Jadi, penting untuk mewaspadai tanda-tanda dehidrasi, yang di antaranya dapat dilihat dari berkurangnya frekuensi buang air kecil, urin pekat yang berwarna gelap, sakit kepala, mual, kram otot, dan lainnya.

Yuk, cari tahu apa saja yang bisa membuat Anda mengalami dehidrasi. Ini dia 8 faktor yang paling sering menyebabkan dehidrasi menurut dokter pengobatan darurat Baruch Fertel, MD, melansir dari Cleveland Clinic.

1. Tidak minum cukup air
Kita sering mendengar saran bahwa jumlah air minum yang disarankan dalam sehari adalah 2 liter. Namun menurut dr. Fertel, pedoman itu tidak begitu membantu, karena jumlah itu untuk orang normal dengan berat badan rata-rata, dan dalam situasi normal pula.

Berapa banyak air yang Anda perlu minum berbeda-beda, tergantung pada jumlah energi yang Anda gunakan. Faktornya juga dapat mencakup seberapa banyak Anda berolahraga, seberapa banyak Anda berkeringat, dan berapa banyak buah dan sayuran yang Anda makan.

2. Mengalami ketidakseimbangan elektrolit
Meskipun air penting, Anda juga perlu mendapatkan elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium klorida — yang banyak berasal dari buah-buahan dan sayuran.

“Air memiliki hidrogen dan oksigen, tetapi tidak memiliki elektrolit yang kita butuhkan untuk tubuh,” jelas dr. Fertel.

Elektrolit penting untuk membantu mengatur fungsi saraf dan otot, aliran darah, dan fungsi otak. Elektrolit juga membantu mengatur berapa banyak air yang tinggal di sel-sel tubuh Anda. Minuman olahraga atau larutan rehidrasi lainnya dapat membantu memulihkan kehilangan elektrolit akibat berkeringat.

baca juga

3. Minum air sekaligus
Jika Anda bangun dan minum air 1 liter sekaligus, hal ini bukannya baik, tapi malah membebani kerja tubuh Anda. Hal ini menyebabkan tubuh Anda menghilangkan kelebihan apa pun melalui urin - termasuk membuang elektrolit yang penting.

4. Terlalu banyak berkeringat
Berkeringat menyebabkan hilangnya cairan dan elektrolit. Kecuali Anda minum lebih banyak air untuk mengisi kembali apa yang hilang, itu dapat menyebabkan dehidrasi.

“Ingat, kita bahkan bisa kehilangan cairan dengan berkeringat dan bernapas,” kata dr. Fertel.

5. Sering minum kopi atau soda
Minuman seperti kopi, soda dengan kafein – dan bahkan alkohol – dapat memiliki efek diuretik, yang berarti dapat menyebabkan Anda buang air kecil lebih banyak, yang kemudian dapat membuat Anda semakin dehidrasi.

6. Sakit
Berurusan dengan virus juga bisa membuat Anda dehidrasi. Muntah, berkeringat, dan diare dapat menyebabkan hilangnya cairan tubuh. Alih-alih hanya mengandalkan minum air, tambahkan juga teh atau kaldu ayam.

“Keuntungan sup kaldu ayam adalah memiliki garam, yang membantu menjaga air dalam tubuh,” kata dr. Fertel.

7. Lagi minum obat
Obat-obatan tertentu dapat membuat Anda lebih mudah mengalami dehidrasi. Terutama jika Anda mengonsumsi obat diuretik, antasida, pencahar, dan obat tekanan darah. Obat-obatan tersebut mungkin dirancang untuk mengeluarkan air dan elektrolit dari tubuh Anda.

8. Menderita diabetes
Jika Anda sering buang air kecil dan selalu tampak haus, itu bisa jadi merupakan tanda awal diabetes. Tubuh Anda sedang berusaha untuk menyingkirkan gula, sehingga Anda jadi sering buang air kecil. Dan itu bisa menyebabkan dehidrasi. Urin Anda mungkin berbau manis dan mungkin disertai dengan penurunan berat badan.

“Anda mungkin juga memiliki rasa logam di mulut Anda dan bau yang manis, bau buah atau mirip dengan aroma penghapus cat kuku (aseton),” jelas dr. Fertel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Banget! Begini Jadinya Jika Pasien Diabetes Tak Rutin Kontrol Gula Darah

Bahaya Banget! Begini Jadinya Jika Pasien Diabetes Tak Rutin Kontrol Gula Darah

Health | Kamis, 14 Juli 2022 | 13:20 WIB

Dehidrasi dan Kelelahan karena Cuaca Panas Mengintai Jemaah Haji di Arafah

Dehidrasi dan Kelelahan karena Cuaca Panas Mengintai Jemaah Haji di Arafah

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 15:55 WIB

Cuaca Panas, Gitarus Carlos Santana Pingsan di Atas Panggung Saat Konser

Cuaca Panas, Gitarus Carlos Santana Pingsan di Atas Panggung Saat Konser

Jogja | Kamis, 07 Juli 2022 | 13:26 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×