Pernah Alami Kram Kaki saat Tidur? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 08:07 WIB
Pernah Alami Kram Kaki saat Tidur? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi kram kaki saat tidur. (Unsplash/Lucrezia Carnelos)

Suara.com - Pernahkah Anda terbayang betapa tidak enaknya jika ketika tertidur lelap dan terbangun karena kram kaki? Atau justru Anda pernah mengalaminya? Kram kaki saat tidur jadi fenomena kesehatan yang cukup mengganggu, dan dikeluhkan banyak orang.

Tapi apa penyebab hal ini? Bagaimana pula cara mengatasinya ketika kram kaki saat tidur terjadi?

Kram kaki sendiri adalah kejang otot di bagian kaki, ketika otot di bagian betis atau telapak kaki mengalami kontraksi intens secara tiba-tiba. Rasanya sangat nyeri, dan sangat mengganggu ketika Anda tertidur.

Apa Penyebab Kram Kaki saat Tidur?

Ada beberapa hal yang bisa memicu kram kaki saat tidur. Secara singkat, bisa dilihat pada poin berikut ini.

  • Olahraga tanpa pemanasan atau peregangan, atau bahkan pendinginan sebelum Anda beristirahat atau tidur malam.
  • Penurunan jumlah mineral, kalsium, dam magnesium, pada akhir usia kehamilan.
  • Berdiri terlalu lama di permukaan keras, duduk terlalu lama, atau posisi kurang nyaman pada kaki saa tidur.
  • Mengalami dehidrasi atau gangguan elektrolit dan mineral dalam tubuh.
  • Paparan udara dingin yang intens.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu (kontrasepsi, antipsikotik, obat darah tinggi, obat asam, atau steroid).
  • Mengalami diabetes melitus.
  • Konsumsi alkohol berlebihan.
  • Mengalami penyakit Parkinson.

Hal-hal di atas bisa dipahami, sehingga Anda bisa melakukan langkah pencegahan yang efektif. Setidaknya ketika diketahui apa saja pemicunya, pencegahan bisa dilakukan lebih baik pula.

Ilustrasi Kaki Kram (freepik)
Ilustrasi Kram Kaki. (freepik)

Ketika Sudah Terjadi, Ini Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi kram kaki saat tidur sendiri ada beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan. Tentu, kegiatan atau gerakan ini idealnya dilakukan sesaat ketika kram kaki terasa saat Anda tidur. Berikut gerakan atau hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kram kaki saat tidur.

  • Bangkit dari tempat tidur, dan usahakan berjalan atau berjingkat beberapa saat.
  • Minum air putih.
  • Mandi air hangat atau coba rendam betis yang kram dengan air.
  • Lepaskan selimut yang menutupi kaki.
  • Pijat otot yang kaki dengan tangan secara perlahan, atau kompres dengan es.

Gerakan atau perilaku yang dilakukan mungkin sederhana, namun beberapa hal di atas benar-benar bisa meringankan nyeri akibat kram kaki saat tidur yang dirasakan.

Untuk penanganan lebih lanjut pada kram kaki saat tidur, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis terkait. Dengan demikian, diagnosis yang dilakukan akan lebih baik, sehingga pengobatannya juga lebih efektif.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Membangun Otot Jangan Sampai Kekurangan Makan, Kenali Tanda-tandanya

Untuk Membangun Otot Jangan Sampai Kekurangan Makan, Kenali Tanda-tandanya

Health | Sabtu, 16 Juli 2022 | 12:40 WIB

AC Milan dan AS Roma Incar Pemain Real Betis Nabil Fekir

AC Milan dan AS Roma Incar Pemain Real Betis Nabil Fekir

Bola | Senin, 11 Juli 2022 | 20:57 WIB

Cara Membentuk Otot Lengan. Ikuti 5 Gerakan Ini

Cara Membentuk Otot Lengan. Ikuti 5 Gerakan Ini

Health | Minggu, 10 Juli 2022 | 18:36 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB