Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan, Lakukan 4 Langkah Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 11:25 WIB
Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan, Lakukan 4 Langkah Ini!
Ilustrasi pingsan. [shutterstock]

Suara.com - Anda mungkin pernah melihat orang pingsan mendadak di depan mata. Biasanya, orang akan membawanya ke area yang lebih sejuk dan memberinya minyak kayu putih untuk membantunya sadar.

Langkah itu mungkin berhasil membangunkan orang pingsan. Tapi, banyak pula orang yang masih belum paham cara tepat menolong orang pingsan.

Direktur Medis untuk St John Ambulance , Dr Lynn Thomas, menjelaskan langkah tepat untuk membantu membangunkan orang yang pingsan. Berikut ini dilansir dari The Sun, cara menolong orang pingsan.

1. Jangan menghindar

Jika Anda melihat orang pingsan, sebaiknya jangan menghindar atau menjauh. Dekati dan pastikan kondisinya. Anda bisa melakukan sesuatu untuk membantunya, tetapi jangan menempatkan diri pada situasi bahaya.

2. Cari pertolongan

Periksa kondisinya itu berarti ketahui orang yang sedang pingsan itu responsif dan mendengar Anda atau tidak. Anda bisa mendorong bagian bahunya dengan lembut dan bertanya pada orang tersebut.

Ilustrasi pingsan (Elements Envato)
Ilustrasi pingsan (Elements Envato)

Jika tidak ada respons dan ia tidak bernapas normal, maka Anda bisa melakukan kompresi dada karena kemungkinan mengalami henti jantung.

Jika mereka tidak merespons tetapi bernapas dengan normal, maka Anda perlu mengubah posisinya dengan cara membalikkan badannya dan membantu menjaga jalan napas tetap terbuka.

3. Pertolongan pertama bila serangan jantung

Letakkan telepon di speakerpohone dan mulai menekan dada. Layanan medis mungkin bisa memberi tahu Anda pertolongan pertama yang bisa dilakukan.

Jika Anda tahu defibrillator terdekat, jangan berhenti melakukan kompresi untuk mendapatkannya, tetapi cobalah dan minta orang lain untuk mengambilkannya untuk Anda.

Jika tidak ada, layanan medis yang Anda hubungi akan memberi tahu langkah-langkahnya. Tetapi, Anda tetap harus lakukan kompresi dada sekitar 100 menit.

4. Pertolongan pertama pingsan pada anak-anak

Pada seorang anak, kemungkinan besar penyebab serangan jantung sebenarnya adalah masalah pada paru-paru, sistem pernapasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Austria: Wanita Miskin Lebih Berisiko Alami Serangan Jantung daripada Wanita Kaya

Studi Austria: Wanita Miskin Lebih Berisiko Alami Serangan Jantung daripada Wanita Kaya

Health | Senin, 18 Juli 2022 | 08:33 WIB

Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 20:25 WIB

Ivana Trump Meninggal Diduga Karena Henti Jantung, Kenali 5 Pemicunya

Ivana Trump Meninggal Diduga Karena Henti Jantung, Kenali 5 Pemicunya

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 09:48 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB