Sering Muncul Keringat di Malam Hari, Waspada Tanda Penyakit Mematikan Ini

Bimo Aria Fundrika

Senin, 18 Juli 2022 | 16:04 WIB
Sering Muncul Keringat di Malam Hari, Waspada Tanda Penyakit Mematikan Ini
Ilustrasi perempuan berkeringat. (Shutterstock)

Suara.com - Keringat merupakan tanda umum saat terjadi metabolisme di dalam tubuh. Tapi, beberapa terkadang mengalami keringat berlebih di malam hari.

Jika mengalami keringat di malam hari sebaiknya mulai waspada. Keringat berlebih bisa jadi karena kadar gula darah rendah dan gula darah merusak saraf. Jika menderita diabetes, maka keringat yang tidak biasa bisa menjadi tanda kerusakan sistem saraf terkait diabetes.

Gula darah yang tinggi dan kadar lemak yang tinggi dapat merusak saraf atau pembuluh darah yang memberi nutrisi pada saraf tersebut. Demikian seperti dilansir dari Times of India.

Ilustrasi penderita diabetes memeriksa gula darah. (Foto oleh PhotoMIX Company dari Pexels)
Ilustrasi penderita diabetes memeriksa gula darah. (Foto oleh PhotoMIX Company dari Pexels)

The American Diabetes Association mengatakan bahwa sekitar setengah dari penderita diabetes mengalami beberapa tingkat kerusakan saraf. Ketika kerusakan saraf terjadi, itu dapat memengaruhi kelenjar keringat Anda dan juga dapat memengaruhi fungsi tubuh lainnya.

Kerusakan pada saraf yang mengontrol kelenjar keringat dapat menyebabkan Anda banyak berkeringat di malam hari, atau bahkan berkeringat berlebihan saat makan. Kelenjar keringat Anda mungkin tidak bekerja sepenuhnya, atau bagian tertentu dari tubuh Anda mungkin berkeringat sementara bagian lain mungkin tetap kering.

Kegagalan kelenjar keringat untuk berfungsi dengan baik dapat membuat tubuh Anda sulit mempertahankan suhunya. Selain berkeringat, kerusakan saraf dapat menghasilkan beberapa gejala yang berbeda tergantung pada fungsi tubuh yang terpengaruh.

Berkeringat dikendalikan oleh sistem saraf otonom. Ini juga mengontrol fungsi lain seperti tekanan darah, detak jantung, mata, kandung kemih, sistem pencernaan dan organ seks.

Diabetes dapat mempengaruhi saraf di salah satu bagian tubuh ini dan fungsinya. Mungkin ada penurunan tekanan darah Anda saat bangun dari duduk atau berbaring. Hal ini dapat menyebabkan pusing atau pingsan.

Masalah kandung kemih atau usus dan pengosongan perut yang lambat menyebabkan mual, muntah, sensasi kenyang dan kehilangan nafsu makan, juga bisa menjadi tanda kerusakan saraf akibat diabetes. Anda juga mungkin mengalami masalah respons seksual, seperti kekeringan vagina pada wanita dan disfungsi ereksi pada pria.

baca juga

Ada juga faktor kesehatan dan gaya hidup lain yang dapat menyebabkan kerusakan saraf. Misalnya, diabetes dapat merusak ginjal yang dapat menyebabkan racun dalam darah Anda.

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan saraf. Jika Anda kelebihan berat badan, yang berarti Anda memiliki indeks massa tubuh (BMI) 25 atau lebih, maka Anda berisiko lebih tinggi terkena neuropati diabetik. Merokok juga dapat merusak saraf Anda dengan mempersempit dan mengeraskan arteri, yang mengurangi suplai darah dan mempersulit penyembuhan luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janin Meninggal di Dalam Rahim, Wanita Ini Dipaksa Mengandung hingga Seorang Dokter Kasihan Padanya

Janin Meninggal di Dalam Rahim, Wanita Ini Dipaksa Mengandung hingga Seorang Dokter Kasihan Padanya

Health | Sabtu, 16 Juli 2022 | 12:00 WIB

3 Cara Mengonsumsi Buah Pare untuk Mengobati Penyakit Diabetes

3 Cara Mengonsumsi Buah Pare untuk Mengobati Penyakit Diabetes

Your Say | Jum'at, 15 Juli 2022 | 21:50 WIB

Berikut 3 Herbal yang Dapat Mengobati Penyakit Diabetes, Bisa Dicoba!

Berikut 3 Herbal yang Dapat Mengobati Penyakit Diabetes, Bisa Dicoba!

Your Say | Jum'at, 15 Juli 2022 | 21:46 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB