Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim Agar Punya Anak, Apakah Etis dan Juga Aman?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 19 Juli 2022 | 12:18 WIB
Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim Agar Punya Anak, Apakah Etis dan Juga Aman?
Potret Pesta Ultah Lucinta Luna. (Instagram/lucintaluna_manjalita)

Suara.com - Lucinta Luna kembali dalam waktu dekat akan menjalankan operasi transplantasi rahim. Hal itu dilakukan olehnya setelah melakukan serangkaian operasi mulai dari operasi angkat jakun hingga operasi kulit.

Kabar bahwa ia akan menjalani transplantasi rahim itu ia unggah di dalam Instagram Story miliknya.

"Puasa lagi. Guys doakan aku yah besok (hari ini) Ratu operasi lagi tahap terakhir untuk upgrade pembaruan rahim di tubuhku," kata Lucinta Luna pada Selasa (19/7/2022).

Dia menjelaskan mengenai alasan melakukan ini. Lucinta Luna rupanya ingin bisa hamil.

Kondisi Lucinta Luna setelah menjalani operasi. [Instagram]
Kondisi Lucinta Luna setelah menjalani operasi. [Instagram]

"Agar suatu saat calon papa dari anakku nanti bertanggung jawab nggak kabur-kaburan lagi kayak aktor-aktor yang sudah pernah icip Ratu," tuturnya.

Lantas, apakah bisa hamil dengan operasi rahim? Untuk orang yang terlahir sebagai lelaki, transplantasi rahim mungkin, secara teori, menjadi suatu kemungkinan.

Tapi, bahkan pada perempuan cis, banyak ahli, seperti Dr. Horsager-Boehrer, mengatakan bahwa risikonya tidak sebanding dengan manfaatnya.  Uji klinis skala besar pertama pada perempuan cis dimulai pada tahun 2016 di Klinik Cleveland, dan upaya pertama mereka gagal.

Dilansir dari American Council on Science and Health beberapa ahli mengklaim bahwa prosedur pada transppuan belum terbukti aman dan efektif pada hewan. Spesialis IVF Simon Fishel berpendapat bahwa tidak bertanggung jawab untuk "melakukan ini pada manusia."

Satu studi pada tikus yang dikebiri menunjukkan bahwa anak-anaknya mati beberapa jam setelah melahirkan. Pakar lain, seperti Profesor Lord Robert Winston, menegaskan bahwa risiko kematian dari prosedur itu sendiri hingga pasien trans, bersama dengan risiko kehamilan, akan terlalu tinggi untuk membenarkan prosedur secara etis.

Maka tidak mengherankan jika transplantasi rahim yang diusulkan untuk seorang transpuan dilakukan di India. Di AS, operasi eksperimental harus disetujui oleh Institutional Review Board (IRB) rumah sakit. Mengingat bahwa sebagian besar dokter menganggap prosedur ini terlalu berisiko, persetujuan akan sangat tidak mungkin.

Selain itu, meskipun tampak, setidaknya pada perempuan cis, bahwa prosedur tersebut dapat dilakukan, tidak ada penelitian tentang dampak imunosupresif pada anak berikutnya. Kekhawatiran tambahan dalam calon transpuan adalah apakah dia akan memiliki infrastruktur hormonal untuk mempertahankan kehamilan.

Mengingat bahwa laktasi pada perempuan trans diinduksi oleh obat teratogenik (obat yang menyebabkan cacat lahir), pengobatan tersebut akan dikontraindikasikan pada perempuan trans yang mencari transplantasi rahim. 

“Bukan hanya kemampuan untuk memiliki anak yang dipertaruhkan; itu adalah kemampuan untuk mengandung anak dalam kehamilan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim, Supaya Bisa Hamil?

Heboh Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim, Supaya Bisa Hamil?

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 11:56 WIB

Lucinta Luna Jalani Operasi Tahap Akhir, Upgrade Pembaruan Rahim

Lucinta Luna Jalani Operasi Tahap Akhir, Upgrade Pembaruan Rahim

| Selasa, 19 Juli 2022 | 10:53 WIB

Jalani Operasi Rahim Hari Ini, Lucinta Luna Beberkan Alasannya

Jalani Operasi Rahim Hari Ini, Lucinta Luna Beberkan Alasannya

Entertainment | Selasa, 19 Juli 2022 | 09:56 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB