Menjadi Tuduhan Ricky Miraza Terhadap Kalina Oktarani, Benarkah Infeksi Saluran Kemih Bisa Menular?

Selasa, 19 Juli 2022 | 16:18 WIB
Menjadi Tuduhan Ricky Miraza Terhadap Kalina Oktarani, Benarkah Infeksi Saluran Kemih Bisa Menular?
Kalina Oktarani dan Ricky Miraza [Rena Pangesti/Suara.com]

Suara.com - Mantan kekasih Kalina Oktarani, Ricky Miraza, menuduh ibu satu anak itu mengidap penyakit menular seksual, Itulah yang menyebabkan dirinya dan Kalina putus.

"Mending milih putus. Penyakit kelamin itu menular. Maafkan selama ini kecerobohan saya, ternyata salah pilih wanita," tulis Ricky Miraza dalam story akun Instagram-nya.

Merasa difitnah, Kalina pun meluruskan bahwa penyakit yang sedang dideritanya, yakni infeksi kandung kemih, tidak berbahaya dengan langsung menanyakannya ke dokter.

"Maaf saya mau tanya lagi, infeksi kandung kemih yang saya derita sebenarnya bahaya gak dok?" kata Kalina Oktarani dalam unggahan Instagram, Selasa (19/7/2022).

Dokter pun menjawab bahwa infeksi kandung kemih tidak berbahaya.

Kalina Oktarani menungkap percakapan dengan seorang dokter, tentang penyakit kandung kemih yang dideritanya dan dianggap penyakit menular seksual. [Instagram]
Kalina Oktarani menungkap percakapan dengan seorang dokter, tentang penyakit kandung kemih yang dideritanya dan dianggap penyakit menular seksual. [Instagram]

Dari ketakutan Ricky Miraza tersebut, benarkah infeksi kandung kemih dapat menular?

Infeksi kandung kemih atau infesi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi bakteri umum yang berkembang di saluran kemih, meliputi uretra, gainjal, ureter, dan kandung kemih.

Secara umum, dilansir Medical News Today, infeksi ini tidak menular. Sehingga bukan termasuk ke dalam jenis infeksi menular seksual (IMS).

Meski ISK secara teknis bukanlah IMS, berhubungan seks dapat meningkatkan risiko tekena ISK.

Baca Juga: Kalina Oktarani Bantah Punya Penyakit Kelamin, Beberkan Bukti Ini

Bakteri Escherichia coli, yang biasanya hidup di usus, dapat berpindah dari anus ke uretra atau lubang penis saat melakukan seks anal.

Sementara seks vagina juga dapat mendorong bakteri pada kulit ke dalam lubang uretra, yang meningkatkan risiko ISK.

Beberapa IMS, seperti gonore, klamidia, trikomoniasis, dapat memengaruhi saluran kemih dan menyebabkan gejala yang mirip ISK.

Bakteri penyebab ISK sendiri dapat berpindah antar manusia. Tetapi, infeksi itu sendiri tidak menular.

ISK muncul ketika kuman di usus berpindah dan tumbuh di saluran kemih.

Infeksi kandung kemih bagian atas dapat menyerang ginjal dan ureter, sementara ISK bagian bawah melibatkan uretra dan kandung kemih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI