Sebastien Haller Idap Tumor Testis, Apakah Bisa Disembuhkan dan Kambuh Lagi?

Rabu, 20 Juli 2022 | 09:38 WIB
Sebastien Haller Idap Tumor Testis, Apakah Bisa Disembuhkan dan Kambuh Lagi?
Sebastien Haller. [CARLOS COSTA / AFP]

Suara.com - Striker Borussia Dortmund, Sebastien Haller telah didiagnosis menderita tumor testis setelah mengeluh sakit ketika berlatih beberapa hari lalu.

Setelah menjalani pemeriksaan fisik, ternyata ada tumor testis di dalam tubuh Sebastien Haller. Kini, ia sedang menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Tumor testis yang juga dikenal sebagai kanker testis salah satu jenis kanker yang paling bisa diobati.

Hampir semua pria atau 99 persen pasien kanker testis bisa bertahan selama 1 tahun atau lebih setelah didiagnosis kanker testis. Di samping itu, 98 persen pasien mampu bertahan selama 5 tahun atau lebih setelah didiagnosis.

Cancer Research UK dilansir dari NHS, memiliki informasi lebih lanjut tentang tingkat peluang hidup penderita kanker testis.

Hampir semua pria yang dirawat karena tumor sel germinal testis sembuh. Tak hanya itu, kondisi ini jarang muncul kembali lebih dari 5 tahun kemudian.

Striker Ajax Amsterdam Sebastien Haller (kiri) merayakan golnya ke gawang Borussia Dortmund dalam pertandingan Liga Champions Grup C di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, 19 Oktober 2021. François WALSCHAERTS / AFP
Striker Ajax Amsterdam Sebastien Haller (kiri) merayakan golnya ke gawang Borussia Dortmund dalam pertandingan Liga Champions Grup C di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, 19 Oktober 2021. François WALSCHAERTS / AFP

Perawatan medis untuk kanker testis sendiri mencakup operasi pengangkatan testis yang terkena (orchidectomy atau orchiectomy), yang biasanya tidak mempengaruhi kesuburan atau kemampuan untuk berhubungan seks.

Dalam beberapa kasus, kemoterapi atau radioterapi bisa digunakan untuk seminoma.

Meski begitu, bukan berarti kanker testis ini tidak bisa kambuh lagi. Setelah pasien sembuh total, risiko kanker testis kambuh itu masih ada.

Baca Juga: Anak Perlu Pangan Hewani untuk Tumbuh Kembang, Pakar Gizi Tak Anjurkan Orang Tua Terapkan Diet Vegan ke Baduta

Risiko kembalinya tumor testis atau kanker testis itu tergantung pada tingkat keparahannya saat Anda didiagnosis dan perawatan medis yang dijalani.

Sebagian besar kasus, kanker testis yang rentan kambuh biasanya non-seminoma yang terjadi dalam kurun waktu 2 tahun setelah pembedahan atau kemoterapi.

Pada seminoma, kekambuhan masih bisa terjadi sampai 3 tahun. Kekambuhan setelah 3 tahun jarang terjadi atau paling tidak terjadi pada kurang dari 5 persen orang.

Karena itulah, Anda membutuhkan tes medis rutin untuk memeriksa risiko kanker kembali, seperti pemeriksaan fisik, tes darah, rontgen dan CT scan.

Tindak lanjut dan pengujian biasanya dianjurkan tergantung pada tingkat kanker dan pengobatan yang ditawarkan. Beberapa jenis kanker testis berulang memiliki tingkat kesembuhan lebih dari 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI