Omicron BA.2.75 Diprediksi akan Mendominasi Kasus Infeksi, Ahli Virus Ungkap Sebabnya

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 20 Juli 2022 | 10:48 WIB
Omicron BA.2.75 Diprediksi akan Mendominasi Kasus Infeksi, Ahli Virus Ungkap Sebabnya
Ilustrasi omicron (Freepik)

Suara.com - Mutasi dari Covid-19 varian Omicron terus bermunculan. Terbaru yang tengah jadi perhatian dunia yakni subvarian BA.2.75 yang pertama kali ditemukan di India pada Mei lalu.

Kini subvarian tersebut telah menjadi virus corona yang dominan dan paling menginfeksi di negara tersebut. Subvarian tersebut saat juga telah menyebar ke puluhan negara termasuk Indonesia.

Sejumlah ahli virologi memprediksi bahwa subvarian BA.2.75 akan menjadi dominan di dunia, menggeser subvarian lain dari Omicron.

"Kami melihat varian baru ini menggantikan semua varian yang sebelumnya kami anggap sangat menular. Namun kami tidak tahu persis mengapa varian ini menjadi begitu dominan," kata ahli virologi di University of Edinburgh Dr Eleanor Gaunt, dikutip dari Euronews Next.

Dia menambahkan, BA.2.75 punya kemampuan untuk mengatasi kekebalan tubuh termasuk dari vaksin. Meski begitu, diakui Gaunt bahwa data mengenai subvarian tersebut masih sedikit.

Ia memperkirakan kalau BA.2.75 mirip dengan BA.5 dalam mengambil alih dominasi infeksi Covid-19 secara global. Hal tersebut terlihat di India, di mana infeksi virus corona di sana didominasi infeksi BA.2.75.

"Apa yang kami lihat dengan BA.2.75 baru ini adalah bahwa hal itu menyebar di negara-negara, di mana terdapat tingkat vaksinasi yang tinggi. Jadi tampaknya virus ini mampu mengatasi beberapa kekebalan yang sudah ada sebelumnya," katanya.

Para ahli memperkirakan, mutasi subvarian Omicron mengalami perubahan protein yang jumlahnya lebih banyak. Lonjakan protein pada permukaan virus tersebut yang akan membantunya memasuki sel ACE-2 pada tubuh manusia.

"Itulah bagian dari virus yang dikenali oleh sistem kekebalan tubuh. Dan ketika itu mengubah tampilannya, maka sistem kekebalan kurang bisa mengenalinya. Ini pasti sesuatu yang terjadi di sini," kata Gaunt.

baca juga

Meskipun ada kemungkinan BA.2.75 akan menjadi dominan di seluruh dunia, menurut Gaunt, tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Sebab, hak tersebut sebenarnya telah menjadi pola perilaku virus yang terjadi berulangkali pandemi Covid-19.

"Kami mendapatkan varian baru yang lebih menular dan menggantikan varian yang lebih lama, tetapi orang-orang di tingkat populasi mendapatkan lebih banyak kekebalan dari paparan virus dan melalui vaksinasi."

"Dan kami melihat tingkat keparahan klinis rawat inap yang terkait dengan virus corona secara umum menurun. Jadi itu bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Kasus Covid-19 Naik, Puan Maharani Minta Prokes Sekolah Tatap Muka Jadi Perhatian Lebih

Tren Kasus Covid-19 Naik, Puan Maharani Minta Prokes Sekolah Tatap Muka Jadi Perhatian Lebih

DPR | Rabu, 20 Juli 2022 | 10:37 WIB

Studi Lancet: Nitric Oxide Nasal Spray 93 Persen Efektif Lawan Virus Corona di Rongga Hidung

Studi Lancet: Nitric Oxide Nasal Spray 93 Persen Efektif Lawan Virus Corona di Rongga Hidung

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 10:06 WIB

Varian Centaurus Telah Terdeteksi di 10 Negara, Seberapa Besar Penularannya?

Varian Centaurus Telah Terdeteksi di 10 Negara, Seberapa Besar Penularannya?

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 10:16 WIB

Terkini

Ritual Adat Jadi Cara Warga NTT Melindungi Mata Air di Hutan Sanabibi: Bagaimana Caranya?

Ritual Adat Jadi Cara Warga NTT Melindungi Mata Air di Hutan Sanabibi: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:00 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun, Ampuh Cegah Kerutan dan Flek Hitam

Urutan Skincare Malam Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun, Ampuh Cegah Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:54 WIB

Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud

Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 19:53 WIB

Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator

Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Dukung Implementasi UU SDI, Mendagri Tito: Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Dukung Implementasi UU SDI, Mendagri Tito: Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Tak Semua Sampah Plastik Berakhir di Laut, Peneliti Ungkap Fakta Terbaru Ini

Tak Semua Sampah Plastik Berakhir di Laut, Peneliti Ungkap Fakta Terbaru Ini

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Dilema Green Jobs: Solusi atas Krisis Iklim atau Ancaman Ekstraktif Baru?

Dilema Green Jobs: Solusi atas Krisis Iklim atau Ancaman Ekstraktif Baru?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:45 WIB

Gila! 51 Orang Kena Kartu Merah dalam Satu Pertandingan Gegara Baku Pukul Massal

Gila! 51 Orang Kena Kartu Merah dalam Satu Pertandingan Gegara Baku Pukul Massal

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 19:44 WIB

9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda

9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:40 WIB

×