Bekukan Kotoran Usai BAB Bisa Berguna Untuk Mengobati Penyakit di Masa Depan, Bagaimana Caranya?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 20 Juli 2022 | 13:45 WIB
Bekukan Kotoran Usai BAB Bisa Berguna Untuk Mengobati Penyakit di Masa Depan, Bagaimana Caranya?
Ilustrasi Buang Air Besar (freepik)

Suara.com - Sampel tinja yang diawetkan, didinginkan hingga minus 112 derajat Fahrenheit, dapat menyimpan rahasia untuk menyembuhkan penyakit di kemudian hari. Hal itu diungkapkan para ilmuwan dari Harvard Medical School dan Brigham and Women's Hospital di Boston.

Dalam laporan terbaru yang diterbitkan di Trends in Molecular Medicine, mencatat bahwa perubahan rata-rata mikrobioma usus dalam beberapa dekade terakhir berkorelasi dengan peningkatan tingkat penyakit kronis seperti asma, alergi, penyakit sistem pencernaan. dan diabetes tipe 2. 

Para ilmuwan terkemuka percaya bahwa usus dan kesehatan kekebalan saling terkait.

Itulah mengapa mereka menyarankan bahwa sampel perbankan dari kotoran muda dan sehat, yang mengandung semua mikroba yang sama seperti yang ditemukan di lapisan usus, dapat "meremajakan" tubuh yang menua, berkat pengenalan kembali mikroba muda dan sehat itu.

Ilustrasi tidak rutin buang air besar bisa menyebabkan masalah pencernaan. (Shutterstock)
Ilustrasi tidak rutin buang air besar bisa menyebabkan masalah pencernaan. (Shutterstock)

"Gagasan 'membangun kembali' mikrobioma manusia telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan telah diperdebatkan dengan hangat dari perspektif medis, etika, dan evolusi," kata penulis koresponden Yang-Yu Liu, seorang profesor kedokteran di Harvard, dalam sebuah pernyataan kepada ScienceDaily.

Para peneliti menggambarkan sebuah pendekatan di mana kotoran beku yang berpotensi berumur puluhan tahun akan dicairkan dan diperkenalkan kembali ke pasien yang sama dari mana kotoran itu diambil. Proses ini disebut sebagai autologus (artinya, diperoleh dari individu yang sama yang diberikan sekarang) transplantasi mikrobiota tinja, atau auto-FMT.

Belum diketahui apakah orang saat ini mendapatkan keuntungan dari memutar balik waktu pada mikrobioma mereka sendiri, catat para peneliti. Tapi transplantasi tinja sudah dipelajari dan diterapkan di beberapa bidang kedokteran. Misalnya, tinja donor yang sehat baru-baru ini muncul sebagai pengobatan untuk C. diff, atau Clostridioides difficile, yang menginfeksi setengah juta orang Amerika setiap tahun dan membunuh sekitar 29.000 orang.

Studi saat ini berkaitan dengan beberapa "masalah praktis" untuk menyimpan kotoran untuk jangka waktu yang lama, termasuk metode penyimpanan dan biaya.

“Sebagai ilmuwan, tugas kami adalah memberikan solusi ilmiah yang pada akhirnya dapat bermanfaat bagi kesejahteraan manusia,” kata Liu, mengakui hambatan finansial untuk masuk bagi pasien.

baca juga

“Mengembangkan model bisnis dan strategi penetapan harga yang masuk akal sehingga solusinya terjangkau oleh semua orang akan membutuhkan kekuatan gabungan dari pengusaha, ilmuwan, dan mungkin pemerintah.”

Rekan penulis studi Scott T. Weiss, seorang profesor kedokteran di Harvard dan direktur asosiasi Channing Division of Network Medicine di BWH, bersikeras tentang kemungkinan tersebut.

"FMT autologus memiliki potensi untuk mengobati penyakit autoimun seperti asma, multiple sclerosis, penyakit radang usus, diabetes, obesitas dan bahkan penyakit jantung dan penuaan," kata Weiss kepada ScienceDaily. “Kami berharap makalah ini akan mendorong beberapa uji coba jangka panjang dari FMT autologus untuk mencegah penyakit.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sebab Sakit Perut Sebelah Kanan, Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

5 Sebab Sakit Perut Sebelah Kanan, Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 10:09 WIB

Takut Dianalisis Intel Barat, Vladimir Putin Bawa Kotorannya Pulang ke Rusia Setiap Usai BAB

Takut Dianalisis Intel Barat, Vladimir Putin Bawa Kotorannya Pulang ke Rusia Setiap Usai BAB

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 13:07 WIB

Viral Ojol Kena Apes, Penumpangnya Tinggalkan Jejak Noda Bekas BAB di Jok Motor, duh!

Viral Ojol Kena Apes, Penumpangnya Tinggalkan Jejak Noda Bekas BAB di Jok Motor, duh!

Otomotif | Selasa, 12 Juli 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×