Heboh Kasus Bocah SD Dipaksa Bersetubuh dengan Kucing, Ini Risiko Kesehatannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 21 Juli 2022 | 15:14 WIB
Heboh Kasus Bocah SD Dipaksa Bersetubuh dengan Kucing, Ini Risiko Kesehatannya!
Ilustrasi perundungan (Pexels.com/cottonbro)

Suara.com - Kasus bocah SD di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang mengalami perundungan sampai meninggal dunia sedang menghebohkan publik.

Bocah SD berinisial F itu dipaksa bersetubuh dengan seekor kucing dan aksinya direkam menggunakan kamera handphone oleh temannya yang melakukan perundungan.

Rekaman dirinya bersetubuh dengan kucing itu pun tersebar sampai membuatnya merasa malu. Lambat laut, ia pun mulai depresi hingga tak ingin makan maupun minum sampai meninggal dunia.

"Sepekan sebelum meninggal dunia, rekaman itu menyebar dan (anak saya) di-bully teman-temannya, semakin menjadi-jadi," tutur T (39), ibu kandung F, seperti dikutip Suara.com pada Kamis (21/7/2022).

Setelah korban meninggal dunia, keluarga pelaku perundungan sudah sempat menyambangi rumah duka dan menyampaikan permohonan maaf. Tetapi, banyak warganet yang meminta sanksi untuk pelaku.

Di samping dampak buruk perundungan pada mental yang dialami korban F, berhubungan seks dengan hewan seperti yang dialami korban juga buruk untuk kesehatan.

Ilustrasi perundungan anak di sekolah. [Envato]
Ilustrasi perundungan anak di sekolah. [Envato]

Dilansir dari Pulse, ada beberapap dampak buruk kesehatan dari berhubungan seks dengan hewan, antara lain:

1. Rabies

Rabien adalah penyakit virus dari anjing yang berakibat fatal pada manusia. Virus ini bisa ditularkan dari air liur anjing, kuda, dan kucing. Bila seseorang terinfeksi rabies, sangat kecil peluangnya untuk bertahan hidup bila tidak diobati.

2. Echinococcosis

Echinococcosis adalah cacing pita parasit yang ditemukan di kotoran anjing, kucing dan domba. Penyakit ini tidak menunjukkan gejala dan tidak akan bermanifestasi sampai setelah beberapa tahun.

Cacing ini akan menyebabkan kista berkembang di ginjal, jantung, limpa dan otak orang yang terkena. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat menyebabkan kematian.

3. Cedera

Organ reproduksi hewan-hewan ini tidak seperti manusia, baik pria atau wanita dan bisa menyebabkan banyak luka. Pria bisa mengalami rektum pecah karena berhubungan seks dengan babi dan lainnya mengalami luka di kepala karena berhubungan seks dengan kuda.

Sedangkan, organ reproduksi anjing yang terangsang seperti bola lampu itu bisa melukai vagina. Begitu pula dengan organ reproduksi kuda yang sangat mungkin membuat seseorang kesakitan dan cedera serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Ditiru! Dimasukkan Dalam Karung, Kucing Ini Ditemukan Dibuang ke Sungai

Jangan Ditiru! Dimasukkan Dalam Karung, Kucing Ini Ditemukan Dibuang ke Sungai

Tekno | Kamis, 21 Juli 2022 | 12:25 WIB

Biadab! Bocah 11 Tahun Meninggal Usai Dibully dan Dipaksa Setubuhi Kucing sambil Direkam

Biadab! Bocah 11 Tahun Meninggal Usai Dibully dan Dipaksa Setubuhi Kucing sambil Direkam

News | Kamis, 21 Juli 2022 | 11:29 WIB

Ciri-Ciri Dan Cara Cegah Rabies Pada Kucing

Ciri-Ciri Dan Cara Cegah Rabies Pada Kucing

| Rabu, 20 Juli 2022 | 17:40 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB