Tumor Testis Sebastien Haller Bisa Picu Komplikasi, Begini Pengobatannya!

Rabu, 20 Juli 2022 | 12:45 WIB
Tumor Testis Sebastien Haller Bisa Picu Komplikasi, Begini Pengobatannya!
Ilustrasi penis, tumor testis (Pixabay/derneumann)

Suara.com - Sebastien Haller, striker Borussia Dortmund didiagnosis menderita tumor testis setelah mengeluh sakit ketika berlatih.

Kini, Sebastien Haller harus istirahat untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna menangani tumor testis yang dideritanya.

Tumor yang ditumbuh di testis atau buah zakar juga bisa disebut sebagai kanker testis. Tumor testis ini biasanya ditandai dengan benjolan yang disertai nyeri pada salah satu testis.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani, tumor testis bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Pada sebagian besar kasus dilansir dari Alodokter, tumor testis bisa menyebar ke kelenjar getah bening, perut atau paru-paru. Meskipun jarang terjadi, tumor testis ini bisa menyebar ke organ hati, tulang dan otak.

Komplikasi lain dari tumor testis adalah kemandulan setelah tindakan orkiektomi. Tapi dilansir dari Alodokter, hal ini biasanya terjadi setelah kedua testis diangkat.

Penyerang baru Borussia Dortmund, Sebastien Haller. [bvb.de]
Penyerang baru Borussia Dortmund, Sebastien Haller. [bvb.de]

Jika hanya satu testis yang diangkat, fungsi seksual dan kemampuan pasien untuk memiliki anak akan terganggu.

Pengobatan Tumor Testis

Pangobatan tumor testis juga tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya. Pengobatan tumor testis biasanya meliputi:

Baca Juga: Studi Lancet: Nitric Oxide Nasal Spray 93 Persen Efektif Lawan Virus Corona di Rongga Hidung

1. Orkiektomi

Operasi orkiektomi adalah pilihan pertama untuk mengatasi kondisi ini. Tindakan ini berfungsi mengangkat testis yang terkena kanker.

2. Radioterapi

Radioterapi bertujuan menghancurkan sel-sel kanker menggunakan sinar radiasi tinggi. Tindakan ini dilakukan setelah orkiektomi pada kanker testis seminoma, terutama bila menyebar ke kelenjar getah bening.

3. Kemoterapi

Kemoterapi biasanya dilakukan dengan cara dokter memberikan obat antikanker untuk membunuh sel-sel kanker. Pengobatan ini dilakukan untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker sekaligus terapi sebelum dan setelah operasi pengangkatan benjolan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI