Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Pernapasan, Ahli Sarankan Coba Posisi Tidur Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 24 Juli 2022 | 18:26 WIB
Covid-19 Bisa Sebabkan Masalah Pernapasan, Ahli Sarankan Coba Posisi Tidur Ini!
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Sejak awal, orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 diketahui bisa mengalami masalah pernapasan. Gejala ini membutuhkan bantuan medis dan berakibat fatal bila tak ditangani dengan benar.

Tapi, James Leinhardt, CEO dan pakar postur tidur mengatakan posisi tidur tertentu bisa membantu seseorang dengan virus corona Covid-19 yang mengalami masalah pernapasan.

James menyarankan pasien virus corona Covid-19 dalam kondisi ini melakukan proning. Proning adalah terapi di mana Anda menempatkan pasien ke perut mereka atau menekukkan badan ke depan, supaya paru-paru mereka bernapas dengan cara yang berbeda.

"Gravitasi membantu menarik darah yang kaya oksigen melalui paru-paru ketika seseorang terkena Covid-19, pneumonia atau penyakit pernapasan lainnya," kata James dikutip dari Express.

Levitex pun bekerjasama dengan rumah sakit dan universitas di Lancashire selama pandemi Covid-19 untuk menemukan cara membantu pasien mengelola gejalanya dengan teknik proning tersebut.

Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Teknik proning ini melibatkan pembuatan kit bantal self-proning, serta panduan self-proning yang tersedia untuk umum.

"Pada gelombang awal pandemi Covid-19, teknik proning ini benar-benar membantu pasien," kata James.

Karena, saat itu banyak pasien membutuhkan ventilator hingga banyak rumah sakit kekurangan ventilator. Teknik proning ini pun menjadi upaya pertolongan pertama ketika tidak ada ventilator dan pasien mengalami masalah pernapasan.

Tapi, Anda harus tahu bahwa teknik proning ini sudah ada sejak 20 tahun lalu dan cukup memberikan efek yang baik pada kasus SARS.

Kita tahu bahwa tingkat oksigen yang rendah bisa berakibat fatal pada pasien Covid-19 dalam hitungan jam. Tapi, teknik proning ini bisa meningkatkan saturasi oksigen mereka.

"Saya berpendapat itu adalah intervensi paling signifkan, selain vaksin Covid-19 dan booster," jelasnya.

Ia pun merekomendasikan orang dengan Covid-19 yang mengalami masalah pernapasan untuk mencoba langkah ini di rumah. Asalkan, masalah pernapasan yang dialaminya tidak cukup buruk.

Berikut ini, langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam terapi proning.

Langkah pertama: Tempatkan dua bantal di tengah tempat tidur Anda dalam posisi menopang dada dan panggul Anda.

Langkah kedua: Pisahkan bantal sehingga perut Anda bisa berada di antara bantal, setidaknya selebar 1 tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idap Virus Corona Covid-19 dan Cacar Monyet Bersamaan, Pria Ini Hanya Bisa Terbaring

Idap Virus Corona Covid-19 dan Cacar Monyet Bersamaan, Pria Ini Hanya Bisa Terbaring

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 14:39 WIB

6 Fakta Varian Virus Corona, dari Omicron hingga Centaurus

6 Fakta Varian Virus Corona, dari Omicron hingga Centaurus

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 11:49 WIB

Varian Centaurus Dianggap sebagai Ancaman Baru, Ini Alasannya!

Varian Centaurus Dianggap sebagai Ancaman Baru, Ini Alasannya!

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 13:39 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB