Psikolog Ungkap Pentingnya Orangtua Habiskan Waktu Dengan Anak

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 10:30 WIB
Psikolog Ungkap Pentingnya  Orangtua Habiskan Waktu Dengan Anak
Ilustrasi orang tua dan anak (Freepik.com/drazen zigic)

Suara.com - Menjaga ikatan antara orang tua dan anak merupakan hal yang penting. Hal ini akan membuat anak merasa disayangi oleh kedua orang tuanya. Untuk itu, sesibuk apapun orang tua harus bisa menyisihkan waktu untuk anaknya.

Menurut Psikolog sekaligus Co-Founder Rumah Psikologi, Saskhya Aulia Pria mengatakan, orang tua yang menghabiskan waktu untuk anak-anaknya akan sangat berpengaruh pada pertumbuhannya.

Ia menjelaskan, tidak masalah kegiatan apa yang dilakukan selama anak tersebut merasa bahagia maka hal tersebut sangat baik untuk pertumbuhannya.

“Menghabiskan waktu bersama itu harus ada untuk pertumbuhan anak, enggak harus macam-macam, yang penting anaknya senang dan gembira, pasti pertumbuhannya lancar,” ucap Saskhya  dalam saat diwawancarai, Senin (25/7/2022).

Ilustrasi orang tua dan anak (Freepik.com/tirachardz)
Ilustrasi orang tua dan anak (Freepik.com/tirachardz)

Saskhya juga menuturkan, ketika menghabiskan waktu bersama kegiatan yang dilakukan dapat berupa apa saja dan tidak harus yang rumit. Hal yang terpenting adalah anak selalu dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Bahkan, dalam perencanaan apa yang ingin dilakukan juga bisa komunikasi dengan anak. Hal ini karena fokus kegiatan tersebut memang untuk anak dan ia akan merasa dihargai karena dilibatkan dalam perencanaan.

“Kita kan kalau mau menghabiskan waktu bersama fokusnya ke anak ya, jadi memang harus dilibatkan mereka. Misalnya mau melakukan apa untuk menghabiskan waktu, bisa tanya anak apa yang bisa dilakukan untuk membuatnya senang, jadi anak dilibatkan dalam perencanaan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Saskhya juga mengungkapkan, durasi untuk menghabiskan waktu bersama anak sendiri tidak harus lama. Menurutnya, minimal setidaknya ada 20-30 menit waktu orang tua untuk menjalin ikatan dengan anaknya.

Dalam durasi tersebut juga diusahakan melakukan kegiatan yang disukai oleh anak selama tidak negatif. Dengan begitu waktu yang dihabiskan menjadi berkualitas dengan anak.

“Kalau lima menit terlalu singkat, jadi 20 sampai 30 kayaknya cukup, enggak terlalu panjang dan pendek dan bisa ngapain aja, biarin juga melakukan yang dia suka jadi bondingnya lebih cepat, selama tidak berbahaya, tidak mengganggu sekitar, dan tidak menyakiti diri sendiri,” ungkap Saskhya.

Meskipun demikian, saat ini masih banyak orang tua yang sulit menemukan waktu untuk anaknya. Hal tersebut karena beberapa orang tua juga bekerja hingga malam.

Menurut Saskhya, hal tersebut memang akan memengaruhi pertumbuhan anak. Namun, jika memang terlalu sibuk setidaknya ada komunikasi antara orang tua dan anak seperti bertanya apa yang sedang dilakukan atau hal-hal lainnya.

Ia juga menjelaskan, kalaupun memang sulit dan hanya bisa saat weekend, orang tua harus bisa memaksimalkan waktu tersebut untuk anaknya. Jadi meskipun komunikasi sedikit saat weekday, nantinya saat libur perhatiannya bisa penuh kepada anaknya.

“Kalau memang ketemunya hanya weekend karena satu dua hal tertentu, enggak apa-apa selama di hari itu quality timenya buat anak dapat, dan tiap hari ada komunikasi lah entah itu video call atau ngobrol, jadi kalo bisa pas ketemu perhatiannya penuh untuk anak,” pungkasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Tips Mengajarkan Anak Mengucap Terimakasih, Maaf dan Tolong, Simak yuk!

3 Tips Mengajarkan Anak Mengucap Terimakasih, Maaf dan Tolong, Simak yuk!

Your Say | Rabu, 27 Juli 2022 | 07:49 WIB

Manfaat Dongeng untuk Anak Pascapandemi

Manfaat Dongeng untuk Anak Pascapandemi

Lifestyle | Rabu, 27 Juli 2022 | 07:43 WIB

Studi: Anak-anak Transgender Tiga Kali Lipat Berisiko Depresi dan Alami Masalah Kesehatan Mental Lainnya

Studi: Anak-anak Transgender Tiga Kali Lipat Berisiko Depresi dan Alami Masalah Kesehatan Mental Lainnya

Sumbar | Rabu, 27 Juli 2022 | 07:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB