Studi: Pemberian ASI selama 1 Tahun Lebih Melindungi Bayi dari Risiko Obesitas

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 16:34 WIB
Studi: Pemberian ASI selama 1 Tahun Lebih Melindungi Bayi dari Risiko Obesitas
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Penelitian baru menemukan bayi mendapatkan ASI selama 1 tahun lebih bisa terlindungi dari obesitas hingga dewasa.

Penelitian ini telah melakukan percobaan yang melibatkan anak anjing pengerat yang diberi ASI dalam waktu lama tidak mengalami obesitas atau kegemukan saat tumbuh dewasa, bahkan ketika mereka diberi makan junk food.

Para ilmuwan pun mengatakan ASI mungkin melindungi orang dari efek berbahay diet berlemak dan manis selama beberapa dekade.

Penyapihan yang ditunda juga melindungi tikus dari obesitas. Hal yangs ama pun diharapkan terjadi pada manusia.

"Anak anjing pengerat yang dibiarkan menyusui lebih lama cenderung tidak menjadi gemuk selama masa dewasa, bahkan ketika menjalani diet tinggi lemak," kata Profesor Ruben Nogueiras, dari Santiago dari Compostela University di Spanyol dikutip dari News Week.

Studi yang diterbitkan di jurnal Nature Metabolism, juga mengidentifikasi mekanisme biologis yang menjelaskan fenomena tersebut.

Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)

Perawatan alami melepaskan protein hati yang disebut FGF21 (faktor pertumbuhan fibroblas 21) yang memicu jaringan adiposa coklat, yakni lemak baik yang membakar kalori.

"Protein ini bisa mencapai hipotalamus, area otak memainkan peran kunci dalam mengendalikan keinginan makan dan energi dalam tubuh," katanya.

Pada gilirannya, ini mengarah pada peningkatan mobilisasi dan penggunaan jaringan lemak, serta peningkatan pengeluaran energi.

Temuan ini menjelaskan manfaat jangka panjang dari menyusui. Sedangkan, penelitian sebelumnya telah menyarankan ibu untuk menyusui anaknya lebih lama guna mengurangi risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

Jadi, menyusui yang berkepanjangan merupakan mekanisme perlindungan terhadap obesitas dengan mempengaruhi perubahan fisiologis jangka panjang dalam komunikasi hati-ke-hipotalamus dan regulasi metabolisme hipotalamus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Obesitas Dikaitkan dengan Penyakit Sindrom Metabolik? Ini Alasannya

Mengapa Obesitas Dikaitkan dengan Penyakit Sindrom Metabolik? Ini Alasannya

Your Say | Rabu, 27 Juli 2022 | 08:34 WIB

Obesitas Dapat Meningkatkan Risiko Infertilitas, Baik pada Wanita Maupun Pria

Obesitas Dapat Meningkatkan Risiko Infertilitas, Baik pada Wanita Maupun Pria

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 15:40 WIB

Ibu Wajib Tahu! MPASI Kurang Gizi Bisa Sebabkan Anak Stunting

Ibu Wajib Tahu! MPASI Kurang Gizi Bisa Sebabkan Anak Stunting

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 18:10 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB