Benarkah Vaksin Cacar Air Bisa Mencegah Infeksi Cacar Monyet?

Kamis, 28 Juli 2022 | 15:17 WIB
Benarkah Vaksin Cacar Air Bisa Mencegah Infeksi Cacar Monyet?
Ilustrasi Cacar Monyet (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. WHO juga mengimbau negara-negara untuk memproduksi vaksin dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi monkeypox tersebut.

Di luaran, muncul isu bahwa cacar monyet bisa dicegah dengan vaksin cacar air yang saat ini telah tersedia. Namun, benarkah hal tersebut?

Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Penyakit Infeksi - dr. Robert Sinto Sp.PD mengatakan, vaksin cacar air diberikan kepada balita dan digunakan untuk mencegah chickenpox, bukan monkeypox atau cacar monyet.

Namun karena penyebab cacar monyet masih satu keluarga dengan virus smallpox, maka tim medis memberikan vaksin untuk penyakit yang pada tahun 1970an itu dihentikan karena telah dinyatakan eliminasi.

"Sehingga vaksin yang dipakai sekarang ini (untuk cacar monyet) adalah vaksin yang awalnya dulu pernah dipakai untuk vaksin smallpox, bukan oleh chickenpox," jelas dr. Robert saat konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Rabu (27/7/2022).

Sedangkan untuk chickenpox yang vaksinnya masih diberikan hingga saat ini dikenal sebagai vaksin varicella, untuk mencegah virus yang termasuk kelompok virus herpesviridae

Di Indonesia, kelompok orang yang terlindungi dari cacar monyet yaitu mereka yang pernah mendapatkan vaksin smallpox di tahun 1970-an.

"Kalau mau mendapat perlindungan pada waktu awal, ya dapat dikatakan bahwa mereka yang dulu pernah mendapat vaksin untuk smallpox itu yang masih mungkin mendapatkan efek proteksi," tutup dr. Robert.

Sekadar informasi, pada Sabtu (23/7) WHO telah menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, karena sudah ada di lebih dari 70 negara di dunia.

Baca Juga: Indonesia Bakal Tambah 10 Laboratorium Tes PCR Cacar Monyet, Total Jadi 12

Selain itu berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, menemukan jika penyakit ini sebagian besar memengaruhi kelompok homoseksual atau lelaki berhubungan seks dengan lelaki.

Meski begitu, penyakit ini tetap bisa menginfeksi siapapun mereka yang melakukan kontak dekat dengan seseorang yang menderita cacar monyet, lebih cairan, darah atau nanah yang keluar dari ruam di kulit penderita.

Di Indonesia sendiri sudah ditemukan sembilan kasus suspek cacar monyet, tapi setelah dilakukan tes semua kasus dinyatakan negatif cacar monyet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI