KemenPPPA Ungkap Penyebab Banyaknya Perokok Anak di Indonesia

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Kamis, 28 Juli 2022 | 16:18 WIB
KemenPPPA Ungkap Penyebab Banyaknya Perokok Anak di Indonesia
Ilustrasi perokok. (Unsplash.com/ Andres Siimon)

Suara.com - Jumlah kasus perokok anak di Indonesia masih terbilang tinggi. Hal ini sendiri masih menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat karena cukup memprihatinkan.

Bahkan, anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar (SD) saat ini sudah mengenal dan mengonsumsi rokok.

Dan dalam momen memeringati Hari Anak Nasional 2022, pemerintah mengajak seluruh kalangan untuk bersama-sama menurunkan angka prevalensi perokok anak di Indonesia.

Koordinator Bidang Kesehatan dan Pendidikan Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Anggin Nuzula Rahma, mengatakan bahwa peran orang tua sangat penting agar anak terhindar dari paparan rokok. Orang tua dapat mencontohkan kepada anak bahwa hal itu tidak baik bagi kesehatan, dan jangan lupa ajarkan juga bahaya dari pengaruh asap rokok.

“Masalah rokok pada anak ini banyak, tapi bagaimana pengasuhan orang tua, cara mencegahnya agar anak tidak terpapar rokok. Beri tahu juga bahaya dan pengaruh rokok di lingkungan sekitarnya,” ucap Anggin dalam Webinar Masihkah Pemerintah Berkomitmen Menurunkan Prevalensi Perokok Anak untuk Mencapai Target RPJMN 2020-2022?, Kamis (28/7/2022).

Selain itu, menurut Anggin, salah satu faktor lain banyaknya anak-anak di bawah umur yang menjadi perokok adalah lingkungan sekitarnya. Menurutnya, saat ini masih banyak warung-warung yang menyediakan rokok, bahkan termasuk warung yang di dekat sekolah.

Tidak hanya itu, hingga saat ini masih juga banyak iklan mengenai rokok yang mudah ditemukan di lingkungan sekolah. Hal tersebut yang membuat anak-anak di bawah umur bisa dengan mudah mengakses atau mendapatkan rokok.

“Bangaimana cara mereka agar tidak tepapar, ya lingkungannya salah satunya, seperti sekolah. Kita bagaimana mengimplementasikan sekolah menjadi kawasan tanpa rokok, seperti tidak ada warung yang menjual rokok atau iklan di lingkungan sekolah,” sambungnya.

Anggin pun menjelaskan, bahwa saat ini pihak Forum Indonesia meminta agar pemerintah membuat rehabilitasi khusus bagi anak yang sudah merokok.

baca juga

Menurut Anggin, hal tersebut memang tepat. Apalagi cara penyampaian untuk mengajak anak berhenti merokok sendiri berbeda dengan ke orang dewasa. Ia menjelaskan, aspirasi tersebut sendiri sudah diajukan dan semoga bisa direalisasikan sehingga dapat membantu mengurangi jumlah perokok anak-anak di Indonesia.

“Anak memiliki perlakuan khusus untuk rehabilitasi anak-anak perokok karena tidak bisa disamakan dengan orang dewasa. Forum Indonesia menyampaikan hal ini dan sudah diajukan juga,” jelas Anggin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yayasan Lentera Anak Minta Ada Payung Hukum Lindungi Anak Dari Rokok

Yayasan Lentera Anak Minta Ada Payung Hukum Lindungi Anak Dari Rokok

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 13:48 WIB

Di Sekitar Sekolah Jangan Ada Warung Jual Rokok dan Iklan Rokok

Di Sekitar Sekolah Jangan Ada Warung Jual Rokok dan Iklan Rokok

Banten | Kamis, 28 Juli 2022 | 13:42 WIB

Kementerian Anak: Tidak Boleh Ada Iklan Rokok Sepanjang Jalur Menuju Sekolah

Kementerian Anak: Tidak Boleh Ada Iklan Rokok Sepanjang Jalur Menuju Sekolah

Sulsel | Kamis, 28 Juli 2022 | 13:31 WIB

Terkini

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

×