Berbagi Pekerjaan Rumah Pengaruhi Kehidupan Seksual, Kok Bisa?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 03 Agustus 2022 | 20:00 WIB
Berbagi Pekerjaan Rumah Pengaruhi Kehidupan Seksual, Kok Bisa?
Ilustrasi pekerjaan rumah, bersih-bersih [pexels.com/cottonbro]

Suara.com - Setiap pasangan rumah tangga pasti pernah mengalami naik turun dalam kehidupan seksualnya. Terkadang mereka bisa sangat sering berhubungan seks, tetapi juga bisa sangat jarang melakukannya.

Pasangan surutnya kehidupan seksual suatu pasangan ini bisa dipicu oleh banyak faktor. Tapi, tak banyak yang tahu kalau masalah pembagian pekerjaan rumah salah satu faktor pemicunya.

Sebuah studi baru mengungkapkan pasangan yang berbagi pekerjaan rumah tangga secara merata memiliki kehidupan seksual yang jauh lebih baik.

Jika hanya satu orang yang terus-menerus melakukan semua pekerjaan rumah, mulai dari memasak, mencuci piring, bersih-bersih dan lainnya, orang ini akan selalu merasa kelelahan setiap harinya.

Rasa lelah inilah yang akan membuat mereka tidak semangat dan merasa butuh waktu istirahat lama setelah mengerjakan semua pekerjaan rumah sendiri.

Hubungan Seks (Elements Envato)
Hubungan Seks (Elements Envato)

Kini, sebuah studi ilmiah telah mengungkapkan bahwa memiliki pasangan yang menjunjung tinggi kesetaraan dalam hubungan itu lebih baik. Karena, mereka mungkin lebih paham dengan tingkat keinginan wanita.

Penelitian tersebut dilakukan oleh Pusat Kesehatan Mental di Universitas Teknologi Swinburne, yang melibatkan 299 wanita Australia antara usia 18 hingga 39 tahun.

Dalam penelitian itu, para peserta diminta mengisi kuesioner secara online yang embandingkan faktor hubungan dengan tingkat hasrat seksual.

Kuesioner itu bisa menunjukkan seberapa baik kehidupan seksual mereka dengan pasangannya. dan hubungan mereka.

"Persis dengan yang diharapkan, kesetaraan dalam hubungan memprediksi kepuasan hubungan dan berkaitan dengan tingkat hasrat seksual yang lebih tinggi," jelas laporan tersebut dikutip dari Daily Star.

Anda harus paham bahwa hasrat wanita itu berpusat pada dua hal, yakni hasrat seksual solitary dan dyadic.

Hasrat seksual solitary merupakan hasrat yang didorong secara internal yang bekerja untuk menyenangkan kebutuhan seksual tertentu atau frustrasi seksual.

Sedangkan, hasrat seksual dyadic adalah keinginan untuk keintiman emosional atau keinginan untuk dekat dengan orang lain.

Pada dasarnya, berbagai pekerjaan rumah bisa membuat segalanya lebih setara sehingga membantu meningkatkan tingkat hasrat seksual dyadic dan akhirnya berdampak baik pada hasrat seksual solitary.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala dan Cara Mengobati Alergi Sperma, Kondisi Langka yang Sulit Didiagnosis

Gejala dan Cara Mengobati Alergi Sperma, Kondisi Langka yang Sulit Didiagnosis

Health | Sabtu, 16 Juli 2022 | 19:50 WIB

Menarik! Inilah 3 Pekerjaan Sampingan Bagi Ibu Rumah Tangga

Menarik! Inilah 3 Pekerjaan Sampingan Bagi Ibu Rumah Tangga

Your Say | Selasa, 05 Juli 2022 | 08:29 WIB

Manfaat Sunat Tak Hanya Soal Kesehatan, Ternyata Juga Bisa Meningkatkan Kualitas Kehidupan Seksual

Manfaat Sunat Tak Hanya Soal Kesehatan, Ternyata Juga Bisa Meningkatkan Kualitas Kehidupan Seksual

Jawa Tengah | Selasa, 14 Juni 2022 | 09:38 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB