Terlihat Memuaskan, Dokter Sebut Mukbang Bisa Berbahaya Bagi Penonton dan Pembuat Konten

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 04 Agustus 2022 | 13:47 WIB
Terlihat Memuaskan, Dokter Sebut  Mukbang Bisa Berbahaya Bagi Penonton dan Pembuat Konten
Ilustrasi konten mukbang. (Pixabay/Michael Wave)

Suara.com - Mukbang cukup disukai banyak orang. Tidak hanya di Korea, tetapi juga seluruh dunia.

Dilansir Mstar, mukbang beradal dari kata Korea Selatan yang berarti siaran audiovisual online di mana seseorang makan dalam jumlah besar sambil berinteraksi dengan penontonnya.

Namun, tahukah bahwa tren mukbang sebenarnya sangat berbahaya?

Menurut praktisi medis asal Malaysia, Kamarul Ariffin Nor Sadan, video mukbang dapat memengaruhi kebiasaan makan seseorang.

Tidak hanya itu, mukbang juga dapat memengaruhi kesehatan fisik, mental, dan sosial penonton.

Ilustrasi Mukbang. (freepik)
Ilustrasi Mukbang. (freepik)

"Di antara masalah mental yang dapat terjadi akibat kebiasaan makan adalah gangguan makan berlebih, bulimia (makan berlebihan dan memuntahkannya), pica (memakan sesuatu bukan makanan), dan sebagainya," kata Kamarul.

Ia lalu menceritakan pasien-pasiennya di klinik, "Di klinik saya, saya melihat banyak kasus maag, refluks gastroesofageal, bulimia, dan lain-lain, akibat terpengaruh mukbang yang ditonton di media sosial."

Tidak hanya penonton konten, mukbang juga akan merugikan pembuat konten jika melibatkan makanan dengan porsi yang terlalu banyak, pedas, atau sangay manis.

"Itu juga berlaku untuk makanan yang tidak sehat, makanan terlarang, cara makan yang berbahaya," sambung Kamarul.

baca juga

Survei Kesehatan dan Morbiditas Nasional 2017 menemukan tren makanan di media sosial (37,9 persen) dan televisi (36,7 persen) memengaruhi pola makan remaja.

Karenanya, penting untuk memastikan bahwa kandungan nutrisi dalam makanan yang dipromosikan di media sosial tidak berbahaya bagi kesehatan. Sebab, itu sangat penting untuk generasi mendatang.

"Manusia makan bukan hanya untuk hidup, tapi juga untuk menghibur dan bersosialisasi. Karena itulah konten mukbang populer di media sosial," lanjutnya.

Ia menambahkan, "Tidak salah membuat atau menonton konten mukbang, tapi biarlah dilakukan dengan batasan, agar tidak menimbulkan kerugian."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanboy Kun Mukbang Lahap 2 Butir Telur Sekaligus, Warganet: Dia yang Makan, Gua yang Keselek

Tanboy Kun Mukbang Lahap 2 Butir Telur Sekaligus, Warganet: Dia yang Makan, Gua yang Keselek

Lifestyle | Sabtu, 30 Juli 2022 | 19:48 WIB

Tasya Farasnya Unggah Video Mukbang, Lipstiknya Bikin Warganet Penasaran

Tasya Farasnya Unggah Video Mukbang, Lipstiknya Bikin Warganet Penasaran

Lifestyle | Minggu, 24 Juli 2022 | 09:54 WIB

YouTuber Bobon Santoso Nekat Mukbang 3,6 Kilogram Natto, Netizen: Janji Gak Huek-huek?

YouTuber Bobon Santoso Nekat Mukbang 3,6 Kilogram Natto, Netizen: Janji Gak Huek-huek?

Kalbar | Kamis, 14 Juli 2022 | 12:33 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×