Peneliti Berhasil Membuat Organ Babi Tetap Bekerja Meski Sudah Mati, Bisa untuk Transplantasi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2022 | 20:00 WIB
Peneliti Berhasil Membuat Organ Babi Tetap Bekerja Meski Sudah Mati, Bisa untuk Transplantasi
Ilustrasi babi (Unsplash/Pascal Debrunner)

Suara.com - Peneliti berhasil menjaga organ dalam babi tetap hidup meski sudah mati dengan menggunakan sistem baru disebut OrganEx. Prosedur ini memastikan fungsi seluler tertentu dari organ vital hewan tetap bekerja.

Di masa depan, sistem OrganEx berpotensi digunakan untuk membantu memulihkan organ manusia dalam prosedur transplantasi.

Proses ini dapat memperbanyak ketersediaan organ untuk transplantasi dengan membalikkan efek iskemia pada organ yang disumbangkan, sebuah kondisi ketika organ mengalami kerusakan akibat aliran darah dan suplai oksigen yang tidak memadai, menurut Live Science.

Namun, teknologi tersebut tidak akan diterapkan pada manusia hidup atau organ yang disumbangkan dalam waktu dekat.

"Ini sangat jauh dari penggunaan pada manusia," kata penulis studi Stephen Latham, direktur Interdisciplinary Center for Bioethics, Selasa (2/8/2022) dalam konferensi pers.

Ilustrasi babi. (shutterstock)
Ilustrasi babi. (shutterstock)

Percobaan pembuktian konsep pada babi menunjukkan bahwa sistem OrganEx dapat memulihkan beberapa fungsi seluler di organ, setelah darah berhenti mengalir ke organ tersebut.

Tetapi, tingkat pemulihannya berbeda antar organ.

"Kita perlu mempelajari lebih detail sejauh mana masalah iskemik dipulihkan pada berbagai jenis organ sebelum bereksperimen pada manusia, yang menderita anoksik, yang berarti kerusakan organ akibat kekurangan oksigen," sambungnya.

Tim berencana untuk mempelajari OrganEx di lebih banyak penelitian pada hewan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shio Hari Ini, 4 Agustus 2022: Waktunya Shio Babi Melakukan Refleksi Diri

Shio Hari Ini, 4 Agustus 2022: Waktunya Shio Babi Melakukan Refleksi Diri

Lifestyle | Kamis, 04 Agustus 2022 | 06:35 WIB

Riset di Belgia: Benarkah Musik Pengaruhi Perilaku Babi dan Kualitas Daging?

Riset di Belgia: Benarkah Musik Pengaruhi Perilaku Babi dan Kualitas Daging?

Video | Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:30 WIB

Kadar Nutrisinya Tinggi, Lembaga Penelitian China Sebut Susu Babi Berpeluang Dikonsumsi

Kadar Nutrisinya Tinggi, Lembaga Penelitian China Sebut Susu Babi Berpeluang Dikonsumsi

Sumbar | Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:15 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB