Sangat Berharga bagi Penderita Depresi, Begini Cara Membantu Penyintas Gangguan Mental

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 08 Agustus 2022 | 07:45 WIB
Sangat Berharga bagi Penderita Depresi, Begini Cara Membantu Penyintas Gangguan Mental
ilustrasi depresi (pexels)

Suara.com - Salah satu gejala depresi adalah perilaku negatif. Penderita depresi kemungkinan akan terus-menerus terpengaruh dengan berbagai emosi serta pikiran negatif.

Pikiran negatif berbahaya bagi penderita dan dapat mendorong mereka untuk menyakiti diri sendiri atau lebih buruk lagi sampai bunuh diri.

Menolong penderita depresi memang cukup sulit. Namun, kebaikan atau bantuan sekecil apa pun dapat berdampak besar.

Depresi adalah penyakit yang berkepanjangan dan tidak bisa disembuhkan dalam semalam. Walau demikian, setiap upaya dapat berdampak positif pada pasien.

Anjuran dan Larangan dalam Membantu Pasien Depresi

Ilustrasi seorang yang mengalami depresi. (Unsplash/Anthony Tran)
Ilustrasi seorang yang mengalami depresi. (Unsplash/Anthony Tran)

Dilansir The Health Site, ada beberapa anjuran dalam menolong penderita depresi, yakni:

  • Dengarkan keluh kesah mereka. Penderita depresi merasa sulit untuk terbuka tentang alasan yang menyakiti mereka, jadi, ketika mereka berbicara, jangan menyela.
  • Jangan membombardir mereka dengan nasihat dan saran.
  • Jangan mengucapkan kata-kata yang menurunkan motivasi.
  • Jangan melibatkan mereka dengan energi negatif atau toksik.
  • Beri mereka ruang yang mereka butuhkan.
  • Jangan paksa mereka untuk berbicara jika tidak mau.
  • Ambil langkah kecil untuk membantu mereka pulih dan beri tahu mereka bahwa tidak perlu terburu-buru.

Berikut kata-kata positif dan dorongan yang bisa diucapkan kepada penderita depresi:

  • "Aku terkesan dengan ketabahanmu dalam menghadapi depresi."
  • "Kamu tidak harus menyelesaikan semuanya sekarang. Beristirahatlah sampai kamu siap mencoba lagi."
  • "Aku mengerti bahwa masalah ini tampaknya tidak akan pernah berakhir, tapi ini akan berlalu dan kamu akan menjadi lebih baik suatu hari nanti."
  • "Aku harap depresi ini tidak mengaburkan pandanganmu dan kamu bisa melihat dirimu sendiri seperti aku melihatmu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara yang Bisa Kamu Lakukan Saat Teman Sedang Alami Depresi

5 Cara yang Bisa Kamu Lakukan Saat Teman Sedang Alami Depresi

Your Say | Minggu, 07 Agustus 2022 | 16:17 WIB

Jerinx Akui Sempat Depresi Setelah Menikah: Apa Tandanya dan Bagaimana Solusinya?

Jerinx Akui Sempat Depresi Setelah Menikah: Apa Tandanya dan Bagaimana Solusinya?

Health | Minggu, 07 Agustus 2022 | 12:31 WIB

Selalu Terlihat Ceria, Lai Meiyun Ternyata Sempat Alami Depresi

Selalu Terlihat Ceria, Lai Meiyun Ternyata Sempat Alami Depresi

Your Say | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 11:03 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB