Ibu Brigadir J Syok Dengar Anak Dibunuh Irjen Ferdy Sambo, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:58 WIB
Ibu Brigadir J Syok Dengar Anak Dibunuh Irjen Ferdy Sambo, Begini Penjelasan Ilmiahnya
Ibu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Rosti Simanjuntak, didampingi kerabatnya histeris saat mendatangi makam anaknya sebelum autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022). (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp)

Suara.com - Ibu dari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Rosti Simanjuntak, mengaku terkejut atau syok mendengar keterangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam pernyatannya Kapolri mengatakan Yosua ditembak atas perintah Irjen Ferdy Sambo.

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, di Jambi, Rabu, mengatakan dia dan istrinya menonton keterangan resmi dari Kapolri melalui tayangan televisi di rumahnya, Selasa petang (9/8).

"Istri saya setelah menonton keterangan resmi dari Mabes Polri bersama keluarga langsung terkejut mendengar tersangka baru mantan pimpinan almarhum Yosua, Irjen Ferdy Sambo," kata Samuel.

Kasus Pembunuhan Brigadir J. (Suara.com/Antara)
Kasus Pembunuhan Brigadir J. (Suara.com/Antara)

Istilah "syok" dapat merujuk pada jenis syok psikologis atau fisiologis. Syok psikologis disebabkan oleh peristiwa traumatis dan juga dikenal sebagai gangguan stres akut. Jenis kejutan ini menyebabkan respons emosional yang kuat dan dapat menyebabkan respons fisik juga.

Kehilangan sosok orang yang disayangi secara tiba-tiba juga bisa memicu peristiwa traumatis. Dilansir dari Healthline, peristiwa traumatis adalah peristiwa yang menyebabkan kerugian fisik, emosional, spiritual, atau psikologis.

Orang yang mengalami peristiwa menyedihkan itu mungkin merasa terancam secara fisik atau sangat ketakutan sebagai akibatnya.

Dalam beberapa kasus, mereka mungkin tidak tahu bagaimana merespons atau mungkin menyangkal efek dari peristiwa tersebut. Orang tersebut akan membutuhkan dukungan dan waktu untuk pulih dari peristiwa traumatis dan mendapatkan kembali stabilitas emosional dan mental.

Orang-orang menanggapi peristiwa traumatis dengan cara yang berbeda. Seringkali tidak ada tanda yang terlihat, tetapi orang mungkin memiliki reaksi emosional yang serius.

Syok dan penyangkalan sesaat setelah kejadian adalah reaksi normal. Kejutan dan penolakan sering digunakan untuk melindungi diri dari dampak emosional dari peristiwa tersebut. Seorang mungkin merasa mati rasa atau. Anda mungkin tidak langsung merasakan intensitas penuh acara peristiwa traumatis tersebut.

baca juga

Melewati guncangan awal biasanya membutuhkan waktu 4-6 minggu sejak kejadian. Ini terlihat sebagai perbedaan antara reaksi stres akut (dalam waktu 4 minggu sejak kejadian) atau reaksi pasca-trauma (biasanya setelah 4-6 minggu).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Ibu Brigadir J saat Tahu Anaknya Ditembak Atas Perintah Irjen Ferdy Sambo

Reaksi Ibu Brigadir J saat Tahu Anaknya Ditembak Atas Perintah Irjen Ferdy Sambo

Lampung | Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:54 WIB

Keluarga Brigadir J Memaafkan Bharada E Namun Kirim Pesan Khusus Ini

Keluarga Brigadir J Memaafkan Bharada E Namun Kirim Pesan Khusus Ini

Sumsel | Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:54 WIB

Waduh! Kekayaan Ferdy Sambo, Tersangka Penembakan Brigadir J Tak Terlacak di Situs KPK

Waduh! Kekayaan Ferdy Sambo, Tersangka Penembakan Brigadir J Tak Terlacak di Situs KPK

Blitz | Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:51 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

×