Waduh, Cacar Monyet Bisa Menular Meski Lesi Kulit Belum Muncul!

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:00 WIB
Waduh, Cacar Monyet Bisa Menular Meski Lesi Kulit Belum Muncul!
Telapak tangan pasien kasus cacar monyet dari Lodja, sebuah kota di dalam Zona Kesehatan Katako-Kombe, terlihat selama penyelidikan kesehatan di Republik Demokratik Kongo pada 1997. [ANTARA/Brian W.J. Mahy/CDC/HO via Reuters/rwa/djo]

Suara.com - Fakta baru cacar monyet diungkap pakar infeksi, bahwa cacar monyet tetap bisa menular meski pasien belum mengeluarkan lesi kulit atau luka cacar monyet.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Penyakit Infeksi, dr. Robert Sinto Sp.PD mengatakan fakta ini terungkap berdasarkan temuan ada 26 persen pasien cacar monyet yang tidak merasa sudah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi.

Sehingga meski belum mengeluarkan lesi kulit atau ruam cacar monyet dan hanya sebatas demam dan sakit kepala, orang tersebut sudah bisa menularkan virus.

"Baru ketika muncul keluhan awal, gejala awal seperti demam, sakit kepala, yang bersangkutan sudah mulai potensial sebagai penular, tidak menunggu lesi kulitnya muncul," ujar dr. Robert dalam acara diskusi Fakuktas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.

Namun dr. Robert menegaskan bahwa tidak semua orang yang melakukan kontak dengan pasien cacar monyet, langsung dilakukan isolasi atau karantina.

Kondisi ini berbeda dengan Covid-19, dimana siapapun yang melakukan kontak dengan pasien terinfeksi harus diisolasi atau karantina mandiri.

perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)

"Pasien yang kontak dengan seseorang yang terbukti monkeypox, tidak semerta merta kita isolasi sampai yang bersangkutan menunjukan gejala awal," jelasnya.

Adapun cacar monyet sendiri terdiri dari 2 fase, pertama fase inkubasi yaitu kondisi saat seseorang terinfeksi tapi belum menunjukan gejala penyakit sedikitpun.

"Periode inkubasi ini umumnya butuh waktu hingga 3 minggu setelah melakukan kontak sampai akhirnya menunjukan gejala," jelas dr. Robert.

Selanjutnya fase keluhan gejala awal berupa demam, sakit kepala hebat, lemas parah, sakit punggung, yang akhirnya memicu pembengkakan kelenjar getah bening.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mungkinkah Virus Cacar Monyet Menular Lewat Pakaian? Ini Faktanya!

Mungkinkah Virus Cacar Monyet Menular Lewat Pakaian? Ini Faktanya!

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:34 WIB

Kenali Cara Kerja Vaksin yang Digunakan untuk Cacar Monyet, Dinilai 85% Efektif

Kenali Cara Kerja Vaksin yang Digunakan untuk Cacar Monyet, Dinilai 85% Efektif

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:12 WIB

Benarkah Cacar Monyet Bisa Menular Lewat Permukaan? Ini Faktanya

Benarkah Cacar Monyet Bisa Menular Lewat Permukaan? Ini Faktanya

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 12:25 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB