Mengenal Penyakit Kusta, Infeksi Kronis yang Bisa Berefek Fatal

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 11:42 WIB
Mengenal Penyakit Kusta, Infeksi Kronis yang Bisa Berefek Fatal
Tanda tanda kusta [shutterstock]

Suara.com - Penyakit kusta adalah salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja dan wajib diwaspadai. Namun  kabar baiknya, penyakit yang dikenal juga dengan sebutan Lepra ini dapat disembuhkan, dengan terapi dan pengobatan yang tepat sesuai saran dari dokter.

Mari mengenal lebih jauh mengenai penyakit kusta.

Apa Itu Kusta

Dilansir dari laman resmi WHO, kusta sendiri merupakan infeksi kronis yang disebabkan oleh kuman, Mycobacterium leprae, yang masuk ke dalam tubuh dan secara perlahan mengalami masa inkubasi. Inkubasi yang terjadi ini rata-rata mengambil waktu sekitar 5 tahun, namun akan mulai memunculkan gejala pada periode 1 tahun.

Pada beberapa kasus, gejala baru muncul bahkan setelah 20 tahun inkubasinya. Jadi, jarak inkubasi kusta sendiri terbilang sangat panjang dan tergantung pada kondisi masing-masing orang.

Kusta sering kali menyerang saraf tepi, kulit, dan saluran pernapasan bagian atas. Dalam istilah asing, penyakit ini juga dikenal dengan sebutan leprosy.

Ilustrasi tangan yang terkena kusta. (Shutterstock)
Ilustrasi tangan yang terkena kusta. (Shutterstock)

Penularan Kusta

Penularan kusta sendiri bisa terjadi melalui droplet yang keluar dari hidung dan mulut, kemudian kontak fisik erat dengan penderita kusta, hingga tinggal di area endemik kusta tanpa diperkuat daya tahan tubuh yang baik.

Satu cara lain penyebaran kusta adalah melalui cacat genetik pada sistem kekebalan tubuh, sehingga hal ini ditularkan turun temurun ketika cacat genetik tidak dapat diatasi.

Kenali Gejalanya dan Berikan Penanganan Cepat

Penyakit kusta adalah salah satu penyakit yang dapat dikenali dengan cukup mudah, karena gejalanya tampak secara kasat mat. Beberapa gejala yang muncul ketika seorang menderita kusta adalah sebagai berikut.

  1. Mati rasa di area kulit tertentu saat disentuh
  2. Kulit terasa kering, kaku, dan tebal
  3. Munculnya luka di permukaan kulit namun tidak disertai rasa sakit
  4. Terjadinya kerusakan mata yang dapat berujung kebutaan
  5. Beberapa area kulit tampak berubah warna, seperti lebih gelap atau lebih terang

Jelas, gejala ini dapat dilihat secara jelas secara fisik. Maka dari itu, ketika beberapa gejala ini muncul secara bersamaan, maka direkomendasikan untuk segera mendatangi dokter kepercayaan Anda guna mendapatkan penanganan cepat.

Untuk pengobatannya sendiri, penyakit kusta adalah penyakit yang memerlukan obat-obatan khusus sesuai resep dokter. Selain itu, diperlukan juga terapi dan asupan vitamin tertentu, untuk mendukung proses pemulihan dan penyembuhan dari penyakit ini.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Disepelekan, Kenali Penyakit Kusta yang Dapat Menular

Jangan Disepelekan, Kenali Penyakit Kusta yang Dapat Menular

| Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:30 WIB

Kemenkes Sebut Penanganan Kusta Bisa Untuk Eliminasi TBC di Indonesia, Begini Caranya!

Kemenkes Sebut Penanganan Kusta Bisa Untuk Eliminasi TBC di Indonesia, Begini Caranya!

Health | Jum'at, 22 April 2022 | 16:22 WIB

Penimbun Minyak Goreng Dilaknat Allah, Pelaku Bisa Kena Azab Penyakit Saraf

Penimbun Minyak Goreng Dilaknat Allah, Pelaku Bisa Kena Azab Penyakit Saraf

Bisnis | Senin, 21 Februari 2022 | 14:26 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB