Orangtua Wajb Tahu, Begini Cara Kenali Masalah Kesehatan Mental Anak

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 14:05 WIB
Orangtua Wajb Tahu, Begini Cara Kenali Masalah Kesehatan Mental Anak
Ilustrasi masalah kesehatan mental anak.

Suara.com - Banyak orangtua yang mungkin cukup peduli terkait kesehatan fisik anak mulai dari batuk, flu, hingga demam. Namun, kesehatan mental anak juga perlu diperhatikan oleh orangtua.

“Kesehatan mental anak adalah suatu cara bagaimana anak berpikir dirinya sendiri dan bagaimana dia dengan sekelilingnya. Kesehatan mental anak sangat penting karena ini merupakan proses dia beradaptasi dengan lingkungannya dan memengaruhi kesehatan mentalnya ketika dewasa nanti,” ujar dr. Margareta Komalasari, Sp.A., dalam keterangannya, Sabtu, (20/8/2022).

Ia menekankan, kesehatan mental anak merupakan fondasi untuk anak bisa beradaptasi dengan masa yang akan datang. Apabila tidak diperhatikan, berisiko memperburuk kondisi mental anak ketika remaja hingga dewasa.

Ilustrasi anak marah (pexels.com/mohamed abdelghaffar)
Ilustrasi anak marah (pexels.com/mohamed abdelghaffar)

“Banyak isu orang stres, bipolar. Penyakit itu yang kita takutkan akan meningkat jika kita tidak memerhatikan kesehatan mental anak. Orang tua harus menyadari perubahan tindakan maupun emosi anak, misalnya ketika melihat anak yang lincah tiba-tiba murung, tidak mau berinteraksi dengan orang lain,” jelas dr. Margareta.

“Kondisi anak akan lebih baik jika orang tua dapat cepat mendeteksinya. Deteksi kesehatan mental anak sudah bisa dimulai sejak usia sekolah, karena anak sudah terpapar dengan stres,” tambahnya.

Selain itu, ibu dapat melakukan tabungan sederhana untuk kesehatan mental anak sejak sang buah hati bayi. Saat ibu menyusui, ibu juga mengajak anaknya berkomunikasi, memberikan perhatian penuh kepada si kecil. Sebab, tiga aspek tumbuh kembang anak ialah asah, asih, dan asuh.

Masalah kesehatan anak lainnya ialah batuk, pilek, stunting, hingga keterlambatan bicara. Maka, anak perlu mendapatkan perlindungan dari keluarga sebagai support system terbesar, termasuk menjaga imunitas tubuh yang memengaruhi kesehatan anak.

Maka yang perlu dilakukan keluarga ialah memenuhi kebutuhan vitamin, probiotik pencernaan, dan gizi di percernaan anak terserap sempurna.

"Kami membuat suplementasi yang bisa menyokong tumbuh kembang anak. Dimulai dari menjaga imunitas anak, nafsu makan anak untuk mendapatkan gizi yang cukup, kita juga menyadari bahwa kesehatan pencernaan itu bukan hanya dari makanan tetapi perlu bakteri baik dan probiotik,” ungkap Product Manager Pediatric PT Kalbe Farma Tbk, apt. Brigita Puspita, S.Farm.

Baca Juga: Mr. P Gatal? Pasti Ini Penyebabnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI