Pemilihan Popok dari Bahan Katun Ampuh Cegah Ruam pada Bokong Bayi

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:15 WIB
Pemilihan Popok dari Bahan Katun Ampuh Cegah Ruam pada Bokong Bayi
Ilustrasi popok bayi. [Envato]

Suara.com - Lapisan kulit bayi lebih tipis daripada orang dewasa, sehingga rentan terjadi iritasi. Itu sebabnya, pemilihan barang-barang yang digunakan bayi disarankan berbahan lembut seperti katun. 

Tidak hanya pakaian, pemilihan popok juga disarankan berbahan lembut agar mencegah terjadinya dermatitis diaper atau ruam popok pada kulit bokong bayi.

"Kulit bayi 30 persen lebih halus dan lembut dibanding orang dewasa. Cara mencegah dermatitiz diaper ity salah satunya dengan memilih popok yang menggunakan bahan aman bagi kulit si kecil. Contohnya, bahan organic cottonbyang terbukti lembut dan bebas bahan kimia," jelas dokter Spesialis Anak dr.Citra, SpA., dalam konferensi pers MamyPoko Royal Soft di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Bayi pasti akan buang air kecil dan buang air besar di popoknya. Kondisi lembab akibat buang air tersebut berisiko munculkan iritasi kulit bila dibiarkan terlalu lama. 

Ilustrasi popok bayi. (Shutterstock)
Ilustrasi popok bayi. (Shutterstock)

Dokter Citra menjelaskan, iritasi terjadi akibat adanya kuman dari urin dan feses bayi yang masuk ke tubuh. Kemudian, sistem pertahanan tubuhnya melawan untuk berikan perlindungan.

"Itu yang membuat jadi iritasi. Yang harus kita lakukan adalah menjaga kelembaban anak dengan pilih baju bahannya katun. Anak-anak kan juga gak bisa ngomong kalau ngerasa lembab, itu bahaya. Karena kalau lembab akan keluarkan enzim dan kulit bisa semakin bikin iritasi," paparnya. 

Menurutnya, produk popok sekali pakai untuk bayi saat ini semakin berkembang. Dibandingkan zaman dulu yang kebanyakan hanya satu lapis, popok sekali pakai saat ini rata-rata telah dilengkapi dengan dua lapisan. 

"Lapisan pertama itu harus halus karena langsung kena kulit bayi. Di lapisan kedua kalau basah langsung ditangkap supaya enggak balik lagi ke atas. Itu lah teknologi yang ada sekarang," ujarnya.

Ikut ramaikan produk popok di Indonesia, MamyPoko sediakan popok sekali pakai yang diklaim 100 persen berbahan katun. Produk MamyPoko Royal Soft itu sebenarnya telah lebih dulu diluncurkan di Jepang sejak 2016. Kemudian disebar ke berbagai negara di Asia, Oceania, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Menurut Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Yuji Ishii, kebutuhan masyarakat akan produk organik, seperti katun, terus meningkat. Terutama dalam memilih produk kebutuhan bayi. 

"Studi Nielsen menemukan , sebanyak 48 persen ibu menggunakan produk organik, mulai dari makanan, skincare, dan pakaian," kata Yuji.

Bahan 100 persen katun itu digunakan pada popok bagian atas yang langsung bersentuhan dengan bokong bayi. 

Menurut R&D Uni-Charm Indonesia Yukihiro Ito, popok dengan lapisan katun murni itu efektif untuk mencegah ruam pada bokong bayi. 

"Kami telah lakukan serangkaian tes dermatologi dan mendapati popok berlapis organic cotton lebih baik dalam mencegah risiko iritasi pada kulit hingga 1,8 kali," jelasnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangga Anaknya Tak Pernah Alami Ruam, Ini Tips Memilih Popok dari Penyanyi Andien Aisyah

Bangga Anaknya Tak Pernah Alami Ruam, Ini Tips Memilih Popok dari Penyanyi Andien Aisyah

Health | Selasa, 23 Agustus 2022 | 21:00 WIB

Inkontinensia pada Lansia: Sebabkan Masalah Kesehatan Mental Hingga Tanda Penyakit Tertentu

Inkontinensia pada Lansia: Sebabkan Masalah Kesehatan Mental Hingga Tanda Penyakit Tertentu

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 23:50 WIB

Tidak Cuma Ruam, Kenali Gejala Cacar Monyet yang Kasusnya Telah Muncul di Indonesia

Tidak Cuma Ruam, Kenali Gejala Cacar Monyet yang Kasusnya Telah Muncul di Indonesia

Jogja | Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:49 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB