Balita Ini Terkena Infeksi Mematikan akibat Minum Ibuprofen saat Cacar Air, Perutnya Menghitam

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Balita Ini Terkena Infeksi Mematikan akibat Minum Ibuprofen saat Cacar Air, Perutnya Menghitam
Ilustrasi gambar anak demam akibat cacar air (freepik)

Suara.com - Seorang ibu bernama Verity asal Inggris memperingatkan orangtua lain untuk tidak memberikan ibuprofen ketika anak mengalami gejala cacar air.

Menurut pengalamannya, metode pengobatan tersebut justru dapat memperparah kondisi buah hati.

Ini berawal dari ketika putranya, Tommy, mengalami demam tinggi dan tidak bisa makan maupun minum. Ketika diperiksakan ke rumah sakit, perawat memberi ibuprofen sekaligus calpol (parasetamol).

"Saya mempertanyakan ini dan dia mengatakan kepadaku bahwa itu adalah 'resep orangtua' dan kalian tidak boleh percaya semua yang ada di Google," kisah Verity, dikutip New York Post.

Sang perawat juga mengatakan bahwa ia tidak pernah mendapati pasien dengan gejala cacar air bereaksi negatif pada ibuprofen.

Infeksi yang dialami Tommy akibat ibuprofen (Facebook/CPR Kids)
Infeksi yang dialami Tommy akibat ibuprofen (Facebook/CPR Kids)

Hingga beberapa jam setelahnya, Verity mulai melihat sebuah tanda di perut Tommy.

"Aku menunjukkannya kepada perawat dan dia mengatakan bahwa itu bukan apa-apa, dan mungkin muncul cacar air lagi. Kami meninggalkan rumah sakit dan kembali ke rumah," sambungnya.

Hingga keesokan paginya pada jam 6 pagi, muncul memar di perut Tommy. Hingga pada jam 8, memar tersebut berubah menghitam.

"Aku menelepon dokter, yang segera menemuiku (di rumah). Dia mengonfirmasi dia terinfeksi dan menggambar di sekitar memar tersebut untuk melihat apakah itu menyebar. Benar, pada jam 4 sore, seluruh perutnya membengkak, hitam, dan biru," imbuhnya.

Laman Facebook organisasi CPR Kids yang membagikan unggahan Verity mengatakan bahwa reaksi tersebut jarang terjadi.

Infeksi yang dialami Tommy akibat ibuprofen (Facebook/CPR Kids)
Infeksi yang dialami Tommy akibat ibuprofen (Facebook/CPR Kids)

Tetapi itu tidak bisa dianggap enteng karena dapat mengakibatkan infeksi jaringan lunak nekrotik seperti yang dialami Tommy.

Organisasi tersebut juga menyebut kondisi Tommy mengancam jiwa, yang membutuhkan perawatan segera agar tidak merusak kulit, otot, dan jaringan lunak lainnya.

"Infeksi ini dapat berkembang dengan cepat jika tidak diobati secara agresif," tulis CPR Kids.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Anak Nyaris Meninggal Usai Dikasih Ibuprofen Saat Cacar Air

Seorang Anak Nyaris Meninggal Usai Dikasih Ibuprofen Saat Cacar Air

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 15:35 WIB

Kasus Cacar Monyet Dikonfirmasi Kemenkes Masuk ke Indonesia, Ketahui Perbedaannya dengan Cacar Air

Kasus Cacar Monyet Dikonfirmasi Kemenkes Masuk ke Indonesia, Ketahui Perbedaannya dengan Cacar Air

Health | Minggu, 21 Agustus 2022 | 15:43 WIB

Tidak Sama, Inilah Perbedaan Cacar Monyet dengan Cacar Air Biasa

Tidak Sama, Inilah Perbedaan Cacar Monyet dengan Cacar Air Biasa

Purwasuka | Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:42 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB