5 Makanan yang Menyebabkan Perut Kembung, Jangan Terlalu Banyak Dikonsumsi!

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:28 WIB
5 Makanan yang Menyebabkan Perut Kembung, Jangan Terlalu Banyak Dikonsumsi!
Ilustrasi makanan penyebab perut kembung, junkfood. (Pixabay)

Suara.com - Perut kembung membuat aktivitas terganggu dan memicu rasa tak nyaman terus menerus. Tentu saja, hal ini disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah makanan. Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan keterangan jelas mengenai apa saja makanan penyebab perut kembung, sehingga Anda bisa mempertimbangkan untuk membatasi konsumsinya.

1. Beberapa Jenis Sayuran

Secara umum sayuran merupakan makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin. Namun beberapa jenis sayuran dapat memicu rasa kembung, seperti misalnya brokoli, kembang kol, serta kubis.

Maka dari itu, jangan berlebihan dalam mengkonsumsi beberapa jenis sayuran ini jika ingin terhindari dari sensasi kembung yang tidak nyaman.

2. Buah Apel

Banyak ungkapan terkenal yang menjadikan apel sebagai buah yang sangat sehat dikonsumsi, sebab kaya akan vitamin C dan antioksidan. Namun demikian kandungan fruktosa dan sorbitol di dalamnya dapat menghasilkan gas berlebih.

Meski demikian ini bukan berarti Anda tidak disarankan mengkonsumsi apel. Hanya saja, jangan berlebihan dan pastikan jumlah konsumsinya dengan bertanya pada dokter kepercayaan Anda.

Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)

3. Berbagai Minuman Bersoda

Mengutip dari Healthline, terlalu banyak mengkonsumsi minuman bersoda dapat membuat perut terasa kembung. Hal ini dikarenakan minuman bersoda mengandung banyak karbondioksida di dalamnya, yang dapat memicu produksi gas berlebih di lambung.

Dalam taraf normal, konsumsi minuman jenis ini sah-sah saja. Sekali lagi, asalkan Anda tidak terlalu banyak meminumnya.

4. Jenis Makanan Berlemak

Apakah Anda gemar mengkonsumsi junk food? Yap, makanan jenis ini menjadi makanan penyebab perut kembung selanjutnya yang harus diwaspadai. Memang rasanya nikmat dan cepat disajikan, namun karena kandungan minyak dan lemaknya, jenis makanan ini jadi salah satu pemicu kembung paling populer.

Pada orang dengan kondisi sindrom iritasi usus besar, makanan jenis ini juga dapat memicu sakit perut dan diare.

5. Terlalu Banyak Bawang

Makanan penyebab perut kembung selanjutnya adalah bawang. Salah satu bumbu dapur ini hampir selalu masuk dalam komposisi makanan lezat, dan bahkan ditambahkan sebagai topping pelengkap. Namun konsumsinya yang terlalu banyak dapat memicu sensasi kembung yang tidak nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perut Kembung dan Mual, Seduh 3 Teh Ini untuk Meredakannya

Perut Kembung dan Mual, Seduh 3 Teh Ini untuk Meredakannya

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:15 WIB

Daftar Sayuran yang Mengandung Gas, Hindari Dulu saat Maag Kambuh

Daftar Sayuran yang Mengandung Gas, Hindari Dulu saat Maag Kambuh

Health | Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:17 WIB

Rekomendasi Sumber Protein Bukan Daging, Ini Resep Tumis Jamur Brokoli yang Mudah Dibuat

Rekomendasi Sumber Protein Bukan Daging, Ini Resep Tumis Jamur Brokoli yang Mudah Dibuat

Lifestyle | Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:31 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB