Bikin Overdosis dan Picu Kematian, Penjualan Paracetamol di Australia Bakal Dibatasi!

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 16 September 2022 | 10:25 WIB
Bikin Overdosis dan Picu Kematian, Penjualan Paracetamol di Australia Bakal Dibatasi!
Ilustrasi paracetamol obat pereda nyeri dan demam. (Dok. Envato Elements)

Suara.com - Penjualan parasetamol atau paracetamol di supermarket rencananya akan dikurangi dan dibatasi. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengurangi cedera dan kematian akibat overdosis.

Rekomendasi tersebut dimuat dalam laporan ahli independen yang diterbitkan oleh regulator obat Australia, Therapeutic Goods Administration. Laporan tersebut menemukan tingkat overdosis parasetamol (paracetamol) yang disengaja paling tinggi di kalangan remaja dan dewasa muda, dan lebih sering terjadi pada perempuan dan anak perempuan.

Tingkat kelangsungan hidup setelah overdosis parasetamol sangat baik, tetapi hanya ketika mendapat perawatan selama kurang dari enam jam. Jika tidak, ada risiko serius cedera hati dan terkadang kematian.

Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels
Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels

Laporan tersebut menemukan bahwa pengobatan kondisi overdosis lebih menantang, saat seorang mengonsumsi setelah menelan parasetamol lepas termodifikasi dibandingkan dengan parasetamol pelepasan segera. Tablet pelepas yang termodikfikasi mengandung dosis yang lebih tinggi yang dilepaskan ke dalam tubuh secara perlahan selama beberapa jam.

Oleh karena itu, laporan tersebut merekomendasikan agar parasetamol pelepas yang dimodifikasi, yang saat ini tersedia tanpa resep, hanya bisa dibeli dengan resep. Parasetamol (paracetamol) pelepas yang dimodifikasi telah sepenuhnya dilarang untuk penjualan umum di Eropa karena risiko cedera hati dan kematian.

“Di Australia, paket parasetamol dalam jumlah tak terbatas dapat dibeli tanpa resep di apotek atau supermarket, dengan masing-masing 96 atau 100 paket tablet dan 20 paket tablet, menjadi yang paling umum dibeli melalui saluran ini,” kata laporan itu.

Overdosis parasetamol berkontribusi antara 40 dan 50 kematian di Australia setiap tahun. Sekitar setengahnya disebabkan oleh gagal hati; sisanya kemungkinan kasus di mana parasetamol tertelan tetapi zat lain yang tertelan berkontribusi sebagian besar atau seluruhnya terhadap kematian.

Meskipun angka rawat inap dan kematian tidak meningkat dalam beberapa tahun terakhir, laporan itu mengatakan, ”Ada peningkatan penyalahgunaan yang mengkhawatirkan di masyarakat.”

"Keracunan diri yang disengaja menyumbang sebagian besar penerimaan keracunan [rumah sakit] pada mereka yang berusia di atas 10 tahun," katanya.

“Peningkatan paling mencolok pada mereka yang berusia antara 10 dan 24 tahun, dan untuk perempuan, yang menyumbang dua pertiga dari penerimaan. Keracunan parasetamol … khususnya keracunan yang disengaja, 2 hingga 3 kali lipat lebih sering terjadi pada wanita daripada pria, dengan peningkatan signifikan pada kejadian yang melibatkan remaja putri pada 2019-2021. Keracunan yang disengaja sekarang hampir dua kali lebih umum daripada keracunan yang tidak disengaja.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boleh Enggak Sih Perempuan Hamil Mengonsumsi Parasetamol? Begini Penjelasannya

Boleh Enggak Sih Perempuan Hamil Mengonsumsi Parasetamol? Begini Penjelasannya

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 11:57 WIB

Boleh Enggak Sih Minum Antibiotik dan Parasetamol Bersamaan?

Boleh Enggak Sih Minum Antibiotik dan Parasetamol Bersamaan?

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 16:01 WIB

Miris: Diabaikan oleh Pihak Rumah Sakit selama 7 Jam, Pria Ini Berakhir Meregang Nyawa

Miris: Diabaikan oleh Pihak Rumah Sakit selama 7 Jam, Pria Ini Berakhir Meregang Nyawa

Health | Minggu, 21 Agustus 2022 | 15:17 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB