Tanya Dokter: Benar kah Akupuntur Bermanfaat Dok?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 26 September 2022 | 10:50 WIB
Tanya Dokter: Benar kah Akupuntur Bermanfaat Dok?
Ilustrasi gambar manfaat akupuntur. (freepik)

Suara.com - Akupuntur dikenal sebagai pengobatan tradisional dari China. Seiring waktu pengobatan itu telah mendunia, termasuk di Indonesia, bahkan telah menjadi salah satu program studi di sejumlah Fakultas Kedokteran.

Namun, mungkin belum banyak yang tahu bahwa akupuntur telah menjadi pengobatan medis yang juga ada di klinik maupun rumah sakit. Pada Tanya Dokter kali ini, Dokter spesialis akupuntur Prinsa Raudha Sp.AK., menjelaskan kepada suara.com tentang apa itu terapi akupuntur serta manfaatnya untuk kesehatan.

Pengobatan akupuntur seperti apa, dok?

Ilustrasi jarum akupuntur. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi jarum akupuntur. (Sumber: Shutterstock)

Basic-nya di adaptasi dari kedokteran China. Masuk ke Indonesia dan klinik diintegrasikan ke pengobatan barat dan dibuat jadi akupuntur medik. Jadi sudah berdasarkan bukti penelitian. Akupuntur merupakan tindakan medik yang menggunakan pakai jarum kecil, lebih kecil dari jarum pentul bahkan juga lebih kecil dari jarum vaksin. Itu dimasukan ke kulit, tujuannya untuk merangsang serabut saraf sampai ke otak. 

Apa manfaat akupuntur bagi kesehatan, dok?

Tujuannya untuk kecantikan bisa. Mekanismenya, jarum akan masuk kejaringan kulit, masuk ke elastin, jadi menambah kekenyalan kulit. Jarum akan berikan sinyal ke otak untuk beri tahu zat kimia apa yang kurang di area tubuh tersebut. 

Bisa juga untuk memblok nyeri. Paling sering keluhan pasien biasanya nyeri punggung dan pinggang. Juga bisa banget untuk atasi sakit mag dan mugran. Itu banyak penelitiannya untuk migran dan mag dengan mengurangi asam lambung dibantu dengan akupuntur. 

Salah satu yang sedang tren sekarang juga untuk menurunkan berat badan. Studi telah membuktikan kalau akupuntur bisa meregulasi lipid lebih baik. Jadi bisa meregulasi lemak dan menekan nafsu makan. Tapi tentu itu juga perlu kolaborasi dengan ahli gizi.

Akupuntur selain pengobatan juga bisa untuk pemeliharaan. Fungsinya bisa mengoptimalkan daya tahan tubuh. Kalau datang ingin badan lebih sehat, kita beri vitamin saja dengan akupuntur. 

Baca Juga: Terapi Akupuntur Bisa Kurangi Migrain Parah

Mulai usia berapa terapi akupuntur boleh dilakukan?

Dari usia gak ada batasan, anak-anak bisa lakukan terapi. Kalau takut sama jarum stimulasinya macam-macam karena setiap orang bisa berbeda. Sampai pasien tua usia 60 tahun ke atas kami juga terapi. 

Di Indonesia sudah banyak yang melakukan terapi itu, dok?

Memang akupuntur belum banyak yang tahu. Tapi sekarang sekarang sudah mulai banyak dilakukan karena kecenderungan orang untuk enggan konsumsi obat. Karena obat yang dikonsumsi bisa memiliki efek samping. Seperti obat nyeri bisa kena ke asam lambung. Jadi ada pergeseran terapi, orang ingin terapi yang minimal efek samping.

Memang tidak ada efek samping sama sekali, dok?

Efek samping bisa dikatakan ringan, terasa seperti kebas berat pada saat dimasukan (jarum). Mungkin kalau agak nyenggol pembuluh darah bisa jadi sebabkan pendarahan. Tapi jarumnya juga kecil sekali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI