Kampanye KB Lebih Sulit Dilakukan Saat Ini, Apa Sebabnya?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 27 September 2022 | 08:13 WIB
Kampanye KB Lebih Sulit Dilakukan Saat Ini, Apa Sebabnya?
Ilustrasi kontrasepsi IUD. (Shutterstock)

Suara.com - Kampanye tentang keluarga berencana kepada masyarakat ternyata lebih sulit dilakukan pasca reformasi. Terutama dalam penggunaan alat kontrasepsi yang dimaksudkan agar pasangan didak mengalami kehamilan yang tidak direncanakan.

"Tahun 2000-an, pada awal reformasi kita melihat dan juga kita sudah menyaksikan bahwa program Keluarga Berencana mengalami situasi yang tidak mudah di lapangan," kata Ketua Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Dr. Ichsan Malik, M.Si., dalam webinar perayaan Hari Kontrasepsi Sedunia, Senin (26/9/2022). 

Salah satu faktornya, menurut Ichsan, juga karena alat kontrasepsi yang ketika belum banyak difasilitasi oleh pemerintah. Sejak 2020, jenis alat kontrasepsi yang disediakan pemerintah juga semakin banyak, tidak kalah dengan yang dijual oleh swasta. 

Ilustrasi kondom (Freepik)
Ilustrasi kondom (Freepik)

Melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), alat kontrasepsi tersebut kerap dibagikan secara gratis kepada masyarakat kurang mampu.

Ichsan menegaskan bahwa pemakaian alat kontrasepsi tidak hanya bertumpu oada perempuan. Laki-laki juga harus ikut berperan dalam perencanaan keluarga berrncana tersebut.

"Sayangnya sampai sekarang memang masih tetap juga kita lihat perempuan yang jadi tumpuan untuk penggunaan alat kontrasepsi. Peran serta pria masih juga menjadi masalah sampai sekarang. Pada perayaan hari kontrasepsi sedunia ini sekaligus juga kita ingin mendorong harus ada keseimbangan penggunaan alat kontrasepsi, bukan hanya perempuan tapi juga laki-laki harus kita dorong untuk penggunaan alat kontrasepsi," tuturnya.

Penggunaan alat kontrasepsi yang seimbang pada perempuan dan laki-laki, lanjutnya, tidak hanya mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Tapi juga menurunkan angka kematian ibu dan anak.

"Jadi saya kira, isu keseimbangan penggunaan alat kontrasepsi ke depan ini perlu menjadi isu yang penting dan harus kita kembangkan," katanya.

Sementara itu, data BKKBN tercatat bahwa kebutuhan KB masyarakat yang tidak terpenuhi hingga 2021 masih sebesar 18 persen. Target pemerintah akan menurunkan angka tersebut hingga 8,3 persen. 

baca juga

Masyarakat juga diminta agar bergeser dalam penggunaan alat kontrasepsi dari non MKJP menjadi MKJP. MKJP merupakan metode kontrasepsi yang sekali pemakaiannya untuk 3 tahun hingga seumur hidup, sedangkan non MKJP pemakainnya berkisar 1 sampai 3 bulan saja.

Contoh alat kontrasepsi MKJP seperti, IUD, implan, sterilisasi, juga metode operasi pria. Sedangkan kontrasepsi non MKJP contohnya, kondom, pil, dan suntik KB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Alat Kontrasepsi yang Dipastikan Aman Untuk Cegah Kehamilan

8 Alat Kontrasepsi yang Dipastikan Aman Untuk Cegah Kehamilan

Health | Senin, 26 September 2022 | 11:00 WIB

Hari Kontrasepsi Sedunia, Manfaatnya Tidak Hanya Cegah Kehamilan Tak Diinginkan

Hari Kontrasepsi Sedunia, Manfaatnya Tidak Hanya Cegah Kehamilan Tak Diinginkan

Health | Senin, 26 September 2022 | 09:44 WIB

Kepala BKKBN Bongkar Mitos Soal Alat Kontrasepsi: Perlu Sosialisasi dan Konseling

Kepala BKKBN Bongkar Mitos Soal Alat Kontrasepsi: Perlu Sosialisasi dan Konseling

Malang | Minggu, 25 September 2022 | 18:58 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×