8 Alat Kontrasepsi yang Dipastikan Aman Untuk Cegah Kehamilan

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 26 September 2022 | 11:00 WIB
8 Alat Kontrasepsi yang Dipastikan Aman Untuk Cegah Kehamilan
Ilustrasi alat kontrasepsi. (Shutterstock)

Suara.com - Kontrasepsi jadi alat paling umum digunakan oleh pasangan suami istri untuk menunda atau pun mencegah kehamilan yang tidak direncanakan. Penggunaan alat kontrasepsi juga bisa untuk mencegah penularan infeksi penyakit menular antar pasangan. 

Ada beragam jenis kontrasepsi yang bisa digunakan. Hanya saja masyarakat perlu cermat memilih kontrasepsi yang aman untuk kesehatan. Berikut delapan alat kontrasepsi yang telah direkomendasikan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

1. Implan

Implan bekerja dengan mempengaruhi keadaan lendir dalam rahim juga pelepasan sel telur. Sehingga pada umumnya penggunaan implan akan membuat haid terhenti atau kadang timbul bercak. 

Meski begitu, haid yang tidak keluar setelah pasang implan tidak akan menumpuk menjadi darah kotor dalam tubuh. Haid yang terhenti akibat penggunaan implan atau hormonal lainnya tidak berbahaya. 

Proses siklus haid terhenti akibat pelepasan sel telur dihambat, sehingga tidak ada sel telur yang menempel di dinding rahim. Proses haid yang terhenti mengakibatkan tidak ada permukaan pada dinding rahim yang menyebabkan haid.

Implan akan dipasang di bawah kulit, di mana hanya ada sedikit pembuluh darah besar. Sehingga tidak banyak darah yang akan keluar sebelum pemasangan implan. Calon peserta KB juga akan dibius vokal terlebih dahulu, sehingga tidak akan terasa sakit saat pemasangan implan.

2. IUD

Ilustrasi kontrasepsi IUD. (Shutterstock)
Ilustrasi kontrasepsi IUD. (Shutterstock)

IUD dipasang di rongga rahim yang tidak memiliki lubang lain selain vagin. Rumor tentang IUD bisa berpindah ke organ lain seperti jantung dan otak sangat tidak benar.

Sebab, untuk suatu benda dapat beredar ke seluruh tubuh, perlu lewat perantara aliran darah. IUD tidak mungkin berpindah-pindah ke luar rongga rahim. IUD hanya bisa keluar melalui vagina atau bergeser di sekitar rongga rahim. Oleh karena itu pengguna dianjurkan kontrol rutin ke tenaga medis.

3. Vasektomi

Vasektomi bukan proses kebiri atau pemotongan sebagian atau seluruh organ kelamin laki-laki. Melainkan penutupan saluran sperma kiri dan kanan agar cairan mani yang dikeluarkan saat ejakulasi tidak lagi mengandung sperma. Pada vasektomi, buah zakar testis tetap memproduksi hormon testosteron, dengan demikian vasektomi tidak sama dengan kebiri.

4. Tubektomi

Tubektomi hanya prosedur pengangkatan rahim tapi hanya memotong atau mengikat saluran telur. Sehingga perempuan masih dapat haid setelah melakukan tubektomi.

5. Suntik Progestin 3 bulanan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kontrasepsi Sedunia, Manfaatnya Tidak Hanya Cegah Kehamilan Tak Diinginkan

Hari Kontrasepsi Sedunia, Manfaatnya Tidak Hanya Cegah Kehamilan Tak Diinginkan

Health | Senin, 26 September 2022 | 09:44 WIB

Kepergok Pamerkan Alat Kelamin ke Siswi SMA, Celana Dalam hingga Kondom Pelaku Tertinggal karena Ingin Larikan Diri

Kepergok Pamerkan Alat Kelamin ke Siswi SMA, Celana Dalam hingga Kondom Pelaku Tertinggal karena Ingin Larikan Diri

| Minggu, 25 September 2022 | 19:39 WIB

Kepala BKKBN Bongkar Mitos Soal Alat Kontrasepsi: Perlu Sosialisasi dan Konseling

Kepala BKKBN Bongkar Mitos Soal Alat Kontrasepsi: Perlu Sosialisasi dan Konseling

Malang | Minggu, 25 September 2022 | 18:58 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB