Sembuh Jadi Lebih Cepat dan Bekas Luka Kecil, Ketahui Metode MICS Untuk Penyakit Jantung

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:50 WIB
Sembuh Jadi Lebih Cepat dan Bekas Luka Kecil, Ketahui Metode MICS Untuk Penyakit Jantung
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Penyakit kardiovaskular masih menjadi masalah bagi banyak orang hingga saat ini. Penyakit satu ini juga dikatakan sebagai pembunuh nomor satu di dunia. Meski berbahaya, banyak metode pengobatan untuk menyembuhkan penyakit kardiovaskular khususnya serangan jantung, salah satunya Minimal Invasive Cardiac Surgery (MICS). 

Dokter spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskuler,  dr. Amin Tjubandi, Sp.BTKV(K)  mengatakan, MICS merupakan teknik operasi dengan sayatan kecil yang biasa diperuntukkan untuk pengobatan penyakit jantung. 

Berbeda dengan operasi pada umumnya, MICS hanyak akan membutuhkan sayatan kecil dan nantinya tubuh akan dimasukkan alat untuk mengatasi masalah yang dialami, salah satunya terkait penyumbatan serangan jantung. 

ilustrasi Jantung (Pixabay.com)
ilustrasi Jantung (Pixabay.com)

"Metode minimal invasive cardiac surgery atau MICS ini nanti kita buat sayatan di dada bagian kiri lalu dengan alat akan mengatasi masalah yang terjadi di jantungnya," ucap dr. Amin pada media gathering di RS Premier Jatinegara, (29/9/2022).

Selain itu, MICS juga digunakan untuk menangani masalah lainnya seperti operasi bedah pintas arteri koroner jantung, operasi katup jantung, operasi penyakit jantung bawaan, dan operasi tumor jantung. 

Untuk MICS juga tidak bisa diberikan pada sembarangan orang. Hal ini karena MICS memiliki kriteria yang harus dipenuhi oleh penderita sebelum melakukan operasi. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh pasien di antaranya sebagai berikut. 

  1. MICS dilakukan pada pasien jantung koroner yang gejalanya tidak bisa diperbaiki lagi.
  2. MICS dapat dilakukan pada pasien yang telah menjalani operasi pemasangan ring.
  3. Operasi MICS boleh dilakukan pada pasien yang belum pernah mengalami serangan jantung.
  4. MICS dilakukan pada pasien jantung koroner dengan pengumbatan mencapai 50 persen.
  5. Pasien yang ingin melakukan MICS tidak boleh memiliki berat badan berlebihan atau obesitas. 

Metode MICS juga menjadi rekomendasi untuk para penderita penyakit kardiovaskular. Dibandingkan operasi biasa, MICS juga dinilai memberikan berbagai kelebihan untuk pasien. Beberapa kelebihan yang diberikan MICS seperti luka yang dihasilkan kecil atau minim sehingga pasien lebih cepat untuk sembuh. Infeksi luka juga sangat jarang terjadi. 

Selain itu, dibandingkan dengan operasi konvensional, MICS akan membuat pasien lebih cepat pulih. Diperkirakan pasien sudah bisa kembali beraktivitas dan bekerja dua minggu pascaoperasi. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaatkan Sinar Matahari Pagi Untuk Mengurangi Risiko Sakit Jantung Hingga Depresi

Manfaatkan Sinar Matahari Pagi Untuk Mengurangi Risiko Sakit Jantung Hingga Depresi

Bali | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Agar Penanganannya Tepat, Ini Gejala Serangan Jantung

Agar Penanganannya Tepat, Ini Gejala Serangan Jantung

Surakarta | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 06:35 WIB

Jumlah Penyakit Jantung Meningkat di Indonesia, IDI Kepri Sebut Penyebabnya karena Kebiasaan Ini

Jumlah Penyakit Jantung Meningkat di Indonesia, IDI Kepri Sebut Penyebabnya karena Kebiasaan Ini

Batam | Jum'at, 30 September 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

×