Bicarakan Kesehatan Mental Dianggap Tabu, Penyebab Gangguan Jiwa Sering Dikaitkan dengan Mistis

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Senin, 17 Oktober 2022 | 21:03 WIB
Bicarakan Kesehatan Mental Dianggap Tabu, Penyebab Gangguan Jiwa Sering Dikaitkan dengan Mistis
Ilustrasi gangguan jiwa dikaitkan dengan hal mistis. [Unsplash]

Suara.com - Tidak bisa dipungkiri pembicaraan tentang kesehatan mental masih menjadi hal yang dianggap tabu di masyarakat. Ketika seseorang mengalami masalah atau gangguan jiwa, penyebabnya sering dikaitkan dengan hal berbau mistis.

Menurut dokter jiwa, hal ini terjadi karena stigma terhadap orang dengan gangguan mental selalu negatif. Ahli Madya Epidemiologi Kesehatan Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes, dr. Edduwar Idul Riyadi, Sp.KJ menuturkan, gangguan mental juga dikaitkan dengan hal-hal mistis dan supranatural.

Ilustrasi gangguan jiwa dikaitkan dengan hal mistis. (Shutterstock)
Ilustrasi gangguan jiwa dikaitkan dengan hal mistis. (Shutterstock)

“Masalah kesehatan mental itu udah ada stigma dari dulu. Kesehatan mental itu dianggap sesuatu yang negatif. Stigma muncul itu muncul karena istilah masyarakat mental. Orang dengan gangguan jiwa itu berhubungan dengan hal diluar nalar atau supranatural. Terus ada istilah disebut sebuah kegilaan atau hal yang diluar pikiran manusia,” ucap Dokter Edduwar dalam sebuah webinar beberapa waktu lalu.

Adanya pandangan seperti itu yang membuat seseorang takut untuk berbicara masalah kesehatan mental. Baginya, ketika mengalami masalah mental, itu merupakan hal yang memalukan. Bahkan tidak jarang dirinya mendapatkan diskriminasi dari orang-orang.

“Orang jadi menjauhi, orang takut dengan hal tersebut sehingga ia tersingkirkan dan terdiskriminasi. Oleh sebab itu berbicara gangguan mental itu dibilang memalukan,” sambung Dokter Edduwar.

Meski demikian, terkait kesehatan mental saat ini sudah banyak orang yang terbuka, khususnya pada generasi muda. Namun, dengan terbukanya generasi muda dengan kesehatan mental juga memiliki masalah lain.

Psikolog sekaligus Co-Founder @tigagenerasi, Saskhya Aulia Prima, M. Psi, menuturkan, semakin terbukanya generasi muda akan kesehatan mental, hal tersebut juga sejalan dengan banyaknya informasi yang ada. Namun, tidak semua informasi yang beredar justru benar.

Saskhya menjelaskan, justru banyak sumber yang tidak tahu asal usulnya dari mana sehingga generasi muda saat ini lebih sering melakukan self diagnosis.

“Tantangan terbarunya, informasi banyak yang kredibel yang mana gitu, karena sekarang muncul kondisi yang jadi self diagnosis,” ujar Saskhya.

baca juga

Oleh sebab itu, Saskhya menyarankan jika muncul gejala-gejala adanya gangguan mental, orang-orang diharapkan dapat segera mendatangi ahli profesional. Itu akan membantu orang tersebut mengetahui kondisi yang sebenarnya dialami.

Selain itu, menurut Saskhya dengan dengan mengunjungi ahli profesional juga akan meminimalisir dampak buruk lainnya seperti self harm dan lain-lain.

“Intinya sih kalau punya masalah mental tuh kadang ada aja pikiran buat self harm atau masalah lainnya. Jadi kalau menurut aku segera datang ke profesional untuk mendapatkan bantuan dan mengatasi masalahnya,” jelas Saskhya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Usai Manon, Sophia KATSEYE Umumkan Hiatus Grup Demi Kesehatan Mental

Usai Manon, Sophia KATSEYE Umumkan Hiatus Grup Demi Kesehatan Mental

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Capek Bersosialisai? Fenomena Social Battery Habis pada Anak Muda

Capek Bersosialisai? Fenomena Social Battery Habis pada Anak Muda

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:22 WIB

Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih

Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 14:30 WIB

Kerja Secukupnya, Waras Seutuhnya: Membedah Tren Quiet Quitting ala Gen Z

Kerja Secukupnya, Waras Seutuhnya: Membedah Tren Quiet Quitting ala Gen Z

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:00 WIB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:31 WIB

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:34 WIB

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:28 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×