Pelurus Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Rahim, Kok Bisa?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:15 WIB
Pelurus Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Rahim, Kok Bisa?
Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)

Suara.com - Penelitian besar menunjukan produk pelurus rambut tingkatkan risiko terinfeksi kanker rahim, dan semakin berisiko untuk perempuan kulit hitam.

Tidak kurang dari 33.000 perempuan berusia 35 hingga 74 tahun oleh National Institutes of Health dalam penelitian, untuk melihat risiko kanker payudara dan penyakit lainnya.

Penelitian ini mengikuti riwayat gaya hidup para perempuan tersebut selama 11 tahun, dan hasilnya peneliti menemukan tingkat penggunaan pelurus rambut yang banyak, pada 378 orang yang terinfeksi kanker rahim.

Mengutip Insider, Selasa (18/10/2022) risiko ini meningkat 4 persen, yakni nyaris dua kali lipat dari risiko perempuan yang tidak menggunakan pelurus rambut yakni 1,64 persen.

Ilustrasi kanker (pixabay)
Ilustrasi kanker (pixabay)

Kanker rahim adalah sejenis kanker langka, sulit diobati yang terjadi di dalam rahim. Bahkan kematian kanker rahim meningkat drastis di AS, khususnya pada perempuan kulit hitam, seperti analisis terbaru National Cancer Institute.

Kanker rahim sendiri tumbuh di dalam lapisan atau dinding rahim, yang ditandai pertumbuhan tumor ganas. Umumnya kanker rahim terbagi dua, yakni kanker endometrium dan sarkoma uterus.

Terlepas apapun mereka dan bahan kimia terkandung di dalam pelurus rambut, tapi risiko pelurus rambut ada. Meskipun di dalam pelurus rambut diduga mengandung formaldehida, sejenis karsinogen penyebab kanker.

Penelitian ini juga merupakan studi observasional, yaitu peneliti tetap mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mencari tahu apakah bahan kimia di produk pelurus rambut secara langsung menyebabkan kanker, atau hanya temuan kebetulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Menarik tentang Rambut Manusia, Tidak Sesederhana Kelihatannya!

4 Fakta Menarik tentang Rambut Manusia, Tidak Sesederhana Kelihatannya!

Your Say | Selasa, 18 Oktober 2022 | 08:48 WIB

Pakai Batik dengan Rambut Klimis, Gaya Ferdy Sambo Disorot Publik: Rapi Kaya Mau Kondangan

Pakai Batik dengan Rambut Klimis, Gaya Ferdy Sambo Disorot Publik: Rapi Kaya Mau Kondangan

Jabar | Senin, 17 Oktober 2022 | 13:35 WIB

Nyentrik Abis! Wanita Ini Nekat Bikin Rambut Polkadot, Butuh Waktu 7 Jam

Nyentrik Abis! Wanita Ini Nekat Bikin Rambut Polkadot, Butuh Waktu 7 Jam

Lifestyle | Minggu, 16 Oktober 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB