Studi FKM UI: Waspada Kenaikan Rawat Inap Pasien dari Ekonomi Rendah Hingga 70 Persen

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Kamis, 27 Oktober 2022 | 08:59 WIB
Studi FKM UI: Waspada Kenaikan Rawat Inap Pasien dari Ekonomi Rendah Hingga 70 Persen
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Dalam dunia kesehatan, keselamatan pasien merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Karena itu, sangat penting ada kesadaran akan keselamatan pasien bagi masyarakat luas.

Studi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI memprediksi akan ada potensi kenaikan pasien rawat inap dari masyarakat berstatus ekonomi rendah hingga 71 persen di tahun 2022, dari awalnya hanya 35 persen semenjak diluncurkan tahun 2014.

Namun, keselamatan pasien masih menjadi kendala dan membebani sistem kesehatan secara keseluruhan. Menurut WHO, aspek keselamatan pasien masih menjadi kasus yang mengkhawatirkan dan paling tidak menyebabkan kematian hingga 2,6 juta jiwa di negara berpendapatan rendah dan menengah.

Ilustrasi Rumah Sakit - Daftar Rumah Sakit Rujukan Gangguan Ginjal Akut (Unsplash)
Ilustrasi Rumah Sakit - Daftar Rumah Sakit Rujukan Gangguan Ginjal Akut (Unsplash)

Klasifikasi WHO menyebutkan ada sembilan situasi keselamatan yang paling mengkhawatirkan, antara lain kesalahan pengobatan, infeksi terkait perawatan, prosedur bedah tidak aman, penyuntikan tidak aman, kesalahan diagnostik, transfusi tidak aman, radiasi, sepsis, dan Tromboemboli vena (TEV) atau pembekuan darah.

Sementara itu, dalam materi keselamatan pasien Direktur Mutu Pelayanan Kesehatan, Kemenkes RI oleh Dr. Kalsum Komaryani, MPPM yang diwakilkan dr. Amy Rahmadanti, MPH, mengungkapkan, terdapat beberapa fakta dari WHO mengenai keselamatan pasien di dunia, di antaranya:

  • - Pasien cidera menjadi penyebab beban ke-14 beban penyakit global (TBC dan malaria).
  • - Lebih dari 1 juta pasien pascaoperasi meninggal akibat komplikasi operasi.
  • - Penggunaan obat tidak aman membahayakan jutaan dan biaya miliaran dolar setiap tahun
  • - 1 dari 10 pasien yang dirawat di rumah sakit, cedera akibat insiden keselamatan 50 persen dapat dicegah.
  • - Ketidakakuratan dan keterlambatan diagnosis membahayakan kondisi pasien.
  • - Investasi dalam upaya penurunan insiden keselamatan pasien mengakibatkan penghematan keuangan yang signifikan.
  • - 15 persen biaya kesehatan terpakai untuk mengatasi kejadian yang tidak diharapkan
  • - Kesalahan administratif merupakan penyebab separuh kesalahan di pelayanan primer.

Dokter Amy menjelaskan, masih adanya kendala terkait keselamatan pasien, Kemenkes berkomitmen untuk melakukan transformasi sistem kesehatan dengan. Terdapat 6 pilar untuk menopang transformasi kesehatan.

“Terdapat enam pilar transformasi kesehatan, ada transformasi layanan primer, layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan,” jelas Dokter Amy pada webinar kesehatan, Rabu (26/10/2022).

Nantinya 6 pilar tersebut yang akan mendukung fasilitas kesehatan menjadi lebih baik. Pilar-pilar ini juga diharapkan dapat memperbaiki sistem kesehatan serta menjamin keselamatan pasien untuk ke depannya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdeteksi di Indonesia, Ada 4 Kasus Subvarian Omicron XBB

Terdeteksi di Indonesia, Ada 4 Kasus Subvarian Omicron XBB

Tantrum | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:39 WIB

Anak Dugaan Gagal Ginjal Akut Bertambah, Usia 8 Bulan Dengan Gejala Sulit Buang Air Kecil

Anak Dugaan Gagal Ginjal Akut Bertambah, Usia 8 Bulan Dengan Gejala Sulit Buang Air Kecil

Lampung | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:20 WIB

Benarkah Nutrisi Optimal Dapat Menunjang Keberhasilan Terapi Pasien Kanker? Pakar Bilang Begini

Benarkah Nutrisi Optimal Dapat Menunjang Keberhasilan Terapi Pasien Kanker? Pakar Bilang Begini

Health | Rabu, 26 Oktober 2022 | 12:47 WIB

Terkini

Tiga Tersangka Penganiayaan Bambang Ditangkap, Terungkap dari Sidik Jari Gelas dan Piring

Tiga Tersangka Penganiayaan Bambang Ditangkap, Terungkap dari Sidik Jari Gelas dan Piring

News | Sabtu, 12 September 2026 | 14:02 WIB

Jatuh Cinta Seperti di Film-Film: Ketika Cinta Nyata Tak Selalu Seindah Skenario

Jatuh Cinta Seperti di Film-Film: Ketika Cinta Nyata Tak Selalu Seindah Skenario

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:00 WIB

Jadi Pusat Belajar Robotik! RSCM Lakukan Operasi Pengangkatan Rahim Jarak Jauh Pertama di Indonesia

Jadi Pusat Belajar Robotik! RSCM Lakukan Operasi Pengangkatan Rahim Jarak Jauh Pertama di Indonesia

Health | Sabtu, 12 September 2026 | 13:58 WIB

Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara

Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara

Batam | Sabtu, 12 September 2026 | 13:57 WIB

Simbolisme Angel dan Lucifer, Detective Conan: Fallen Angel of the Highway

Simbolisme Angel dan Lucifer, Detective Conan: Fallen Angel of the Highway

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 13:50 WIB

Bukan Sekadar Buruh Murah: Standar Upskilling Jalur Magang

Bukan Sekadar Buruh Murah: Standar Upskilling Jalur Magang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 13:50 WIB

Cara Mencuci Helm yang Busanya Tidak Bisa Dilepas, Bersih Maksimal Tanpa Takut Rusak

Cara Mencuci Helm yang Busanya Tidak Bisa Dilepas, Bersih Maksimal Tanpa Takut Rusak

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 13:35 WIB

MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik

MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 13:34 WIB

Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan

Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 13:30 WIB

Tekanan Industri Makin Berat, Jaguar Land Rover Bakal Pangkas 4.000 Karyawan

Tekanan Industri Makin Berat, Jaguar Land Rover Bakal Pangkas 4.000 Karyawan

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 13:25 WIB

×