Sering Berkegiatan Di Malam Hari, Begini Cara Agar Nelayan di Pulau Panggang Tak Rentan Alami Masalah Kesehatan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 11:25 WIB
Sering Berkegiatan Di Malam Hari, Begini Cara Agar Nelayan di Pulau Panggang Tak Rentan Alami Masalah Kesehatan
Ilustrasi nelayan. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Pulau Panggang selama ini dikenal sebagai salah satu pulau di Utara Jakarta dengan mayoritas masyarakat bekerja sebagai nelayan. Pekerjaan itu seringkali rentan terhadap masalah kesehatan.

Hal ini yang membuat Balsem Lang berupaya untuk membantu mengatasi masalah kesehatan penduduk Pulau Panggang. Dalam keterangannya, Lelyana, Senior Brand Manager PT. Borden Eagle Indonesia, mengatakan bahwa mereka sadar konsumen terbesar dari produknya adalah seperti masyarakat di Pulau Panggang, yang banyak berkegiatan di malam hari, terpapar angin sehingga rentan terhadap masuk angin

“Mayoritas masyarakat di Pulau Panggang bekerja sebagai nelayan dan kita semua tahu profesi nelayan merupakan salah satu profesi yang rentan terhadap masuk angin. Oleh sebab itu, kami ingin hadir untuk masyarakat Pulau Panggang agar dapat menjadi solusi untuk membantu meredakan gejala masuk angin,” ucap Lelyana.

Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih Sehat. (Dok: Istimewa)
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih Sehat. (Dok: Istimewa)

Tidak hanya itu, dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, mereka bersama bekerja sama dengan Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar menyelenggarakan juga menggelar sejumlah kegiatan.

Salah satunya sosialisasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dibawakan oleh Aina Fisabila, seorang suster dan konselor menyusui. Aina menyampaikan tentang 10 indikator PHBS.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kesehatan. Proses pengecekan kesehatan dibantu oleh UPT Puskesmas Pulau Panggang dan meliputi pengecekan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, tes gula darah, dan tes kolesterol. Setelah selesai melakukan cek kesehatan, masyarakat diberikan bingkisan yang berisi bahan makanan pokok dan produk Balsem Lang.

“Saya senang karena ada kegiatan ini saya jadi bisa tahu apakah saya ada masalah kolesterol atau gula darah atau tidak, kalau nggak ada kegiatan seperti ini saya nggak akan tahu,” ujar Ibu Muawanah, salah seorang penduduk Pulau Panggang.

Pulau Panggang adalah salah satu dari 110 pulau yang terletak di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Berjarak kurang dari 60 km dari Monumen Nasional, yang merupakan pusat pemerintahan DKI Jakarta, pulau ini dapat dicapai menggunakan kapal yang berlayar setiap jam 8 pagi dari Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara dalam waktu kurang lebih 3 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nelayan Pariaman Sumbar Dapat Bantuan Alat Tangkap

Nelayan Pariaman Sumbar Dapat Bantuan Alat Tangkap

Sumbar | Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:18 WIB

Nelayan Perairan Selat Sunda Dihimbau Waspada Gelombang Tinggi

Nelayan Perairan Selat Sunda Dihimbau Waspada Gelombang Tinggi

| Kamis, 27 Oktober 2022 | 05:05 WIB

5 Tanda Peringatan Dini Anak Mengalami Masalah Kesehatan Mental

5 Tanda Peringatan Dini Anak Mengalami Masalah Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:52 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB